oleh

Masyarakat Sumba Tengah Punya Hak Memilih di Pilkada

RADARNTT, Waibakul – Peraturan perundang-undangan menjamin setiap warga negara punya hak untuk memilih dan dipilih dalam setiap kontestasi politik. Sehingga proses politik, khususnya Pilkada Serentak 2018 yang sudah di depan mata, perlu dimaknai sebagai perwujudan hak demokratis masyarakat untuk menentukan calon pemimpinnya di masa depan.

Oleh karena itu, “pentingnya keterlibatan masyarakat dalam memilih Bupati dan Wakil Bupati Sumba Tengah dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT”. Demikian hal ini disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sisilia Sona dalam kegiatan sosialisasi undang-undang Pemilu.

Kegiatan yang diselenggaran Badan Kesbangpol bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumba Tengah, dengan mengangkat tema: “Wujudkan Demokarasi Yang Bermartabat Dalam Bingkai NKRI”, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecematan Katiku Tana pada Kamis, (24/5/2018).

Sesuai pantauan radarntt, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang, yang terdiri dari Pemilih Pemula, Kelompok Paguyuban, Tokoh Perempuan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Fungsionaris Partai politik.

Hadir sebagai Narasumber dari Kesbangpol Sumba Tengah, Mone U. M. Dedo Ngara, Ketua Panwaslu Sumba Tengah Mesak Walangara dan Komisioner KPU serta Kepala Badan Kesbangpol Provinsi NTT.

Pada kesempatan itu, utusan Kesbangpol Mone U. M. Dedo mengatakan partisipasi masyarakat sangat penting untuk menentukan pilihannya dalam Pilkada.

Ia menghimbau agar masyarakat Sumba Tengah memaknai politik sebagai hak masyarakat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi.

“Kita tidak boleh sikut-menyikut dalam politik. Berbeda boleh tapi jangan jadikan itu sebagai awal permusuhan. Gunakan hak pilih kita secara arif dan bijaksana”, tegasnya. (Igo/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru