oleh

Sosialisasi Suntik Measles Rubella di Kabupaten Kupang

Suntikan Measles Rubella Hanya Dilakukan Tenaga Kesehatan Yang Berkompeten

RADARNTT, Oelamasi—Suntikan Imunisasi Measles Rubella yang merupakan kombinasi vaksin campak atau Measles (M) dan Rubella (R) yang sering disingkat MR.

Hal itu bertujuan untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan campak Jerman atau yang sering disebut Rubella, dikhususkan bagi anak berusia 9 bulan sampai 15 tahun dan hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berkompeten baik dokter maupun bidan dan perawat yang sudah memiliki surat tanda register (STR).

Bagi tenaga kesehatan yang tidak berkompeten tidak diperbolehkan memberikan pelayanan, agar mencegah berbagai resiko yang timbul, usai memberikan pelayanan medis.

Untuk memperlancar suntikan Measles Rubella (MR) di Kabupaten Kupang, Kepala Dinas Kabupaten Kupang dr. Robert AJ Amaheka melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dr. Yulita Kudji kepada wartawan radarntt mengatakan, beberapa saat yang lalu pihaknya telah melakukan rapat kordinasi bersama petugas kesehatan dari 26 puskesmas diwilayah Kabupaten Kupang (Selasa 10/06/2018).

Kepada petugas kesehatan dr Yulita Kudji mengharapkan agar mempersiapkan fasilitas kesehatan baik logisitik maupun tenaga kesehatan, melalui perencanaan yang matang. Dari hasil perencanaan, maka pihak puskesmas bisa mempersiapkan logistik maupun tenaga kesehatan untuk melaksanakan suntikan Measles Rubella (MR).

Setiap puskesmas harus memiliki data sasaran yang jelas untuk memberikan suntikan MR bagi anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Bagi puskesmas yang tidak memiliki data sasaran, sulit untuk memberikan pelayanan suntikan ini. Diharapkan pemerintah baik lurah maupun desa serta camat dan tokoh agama bersama tokoh masyarakat dapat memberikan informasi data dan jumlah anak kepada petugas puskesmas, agar pelaksanaan suntik vaksin Measles Rubella (MR) ini dapat dilaksanakan secara baik dan benar.

Menurut dr. Yulita Kudji data sasaran itu adalah anak berusia 9 bulan sampai dengan 15 tahun.
Berdasarkan data dari pusdaktif kurang lebih ada 124.600 ribu anak, di Kabupaten Kupang yang harus mendapat suntikan Measles Rubella (MR). Dari data tersebut petugas puskesmas baru mendapat sekitar 97.000 ribu anak dan hingga kini masih terjadi kekurangan 24.000 ribu anak yang harus dicari kembali untuk masuk dalam data sasaran suntikan. Sasaran pelayanan langsung ke sekolah sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, maupun SMP dan SMA yang masih menjadi sasaran pelayanan suntikan Rubella.

Untuk di sekolah, pelayanan suntikan Measles Rubella akan mulai pada bulan Agustus tahun ini dengan sasaran pada anak usia sekolah. Sedangkan untuk posyandu pelayanan akan dimulai pada bulan September pada tahun yang sama dengan sasaran pada bayi dan balita. Pelayanan melalui posyandu dapat dilakukan di posyandu, puskesmas, polindes dan poskedes.

dr. Yulita Kudji dalam kesempatan ini juga mengakui, dari data sasaran sekitar 124.600 ribu anak, di Kabupaten Kupang petugas pelayanan kesehatan belum semua anak anak terlayani dengan suntikan Measles Rubella ini, hal itu diakibatkan belum semua data penerima suntikan MR ini masuk ke pihaknya.

Tujuan dari suntikan Measles Rubella agar memberikan kekebalan yang aktif dan spesifik terhadap penyakit campak dan campak Jerman. Seringkali orang yang menderita sakit campak mengalami gejala demam tinggi dan bintik bintik merah pada tubuh. Namun, dianjurkan agar petugas puskesmas lebih pro aktif untuk mendata anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun untuk mendapat suntikan Measles Rubella.

Sebagai pengelola program dr. Yulita Kudji menyadari bahwa pihaknya masih terjadi kekurangan tenaga kesehatan, terutama di wilayah Amfoang, untuk memberikan suntikan Measles Rubella kepada balita dan anak anak yang menjadi sasaran program ini.
Dengan data dan jumlah yang tepat, petugas kesehatan dapat menyediakan logitik dan tenaga yang cukup, agar semua anak dan balita dapat terlayani dengan baik. (Set/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru