oleh

Testimoni Warga Asal Nagekeo Yang ‘diolok’ Bupatinya

-Nagekeo, News-2.585 views

RADARNTT, Kupang – Setelah sekian lama berjuang untuk mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati di Jakarta, akhirnya Fransisca Enga (50 ) yang didampingi Nikolaus Lewa (60) diijinkan pulang ke daerah asalnya untuk menjalani rawat jalan.

Ketika ditemui wartawan saat transit di Bandara Eltari Kupang, Nikolaus Lewa menuturkan dirinya mengucap syukur atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Pusat Dan Pemerintah DKI Jakarta yang telah membantu dan mengupayakan pengobatan secara tuntas tanpa berbelit belit (Kamis 26/04/2018).

Niat dirinya untuk membawa istri berobat ke Jakarta pada awalnya hanya karena ingin mendapat perjalanan yang layak dan tidak ada maksud untuk mempermalukan pemerintah setempat (Nagekeo).

“Sudah tujuh orang dikampung kami pernah mengalami penyakit seperti ini dan semuanya meninggal”, katanya.

Ia juga menceritakan bahwa ia sempat membawa sang istri ke RSUD Nagekeo namun dengan alasan keterbatasan alat makanya dirujuk ke rumah sakit lain. “di RSUD kami memang tidak dipungut biaya karena memakai surat keterangan tidak mampu, namun kami tidak mendapat Kartu Indonesia Sehat atau KIS”, tambah Nikolaus.

Ia sempat mengatakan bahwa yang mendapat KIS hanya orang orang tertentu di kampungnya, “Siapa yang dekat dengan penguasa maka bisa memiliki kartu.” tuturnya.

Seperti yang disaksikan wartawan Nikolaus Lewa menunjukkan Kartu KIS yang dibuat pemerintah DKI untuk dirinya beserta istrinya. “Istri saya sempat disedot untuk mengeluarkan cairan dari dalam perut sebanyak 5 liter”, katanya.

Dan ia menjelaskan pula bahwa istrinya diagnosa mengalami gangguan liver dan komplikasi penyakit lainnya, namun kondisi sekarang jauh lebih baik setelah mendapat perawatan yang layak dari Rumah Sakit Fatmawati. “Saat kami pulang pihak RS memberikan obat untuk satu bulan”, ujarnya.

Dan rencananya setiba di Ende langsung melakukan perawatan ringan di RSUD Ende. Nikolaus sempat menceritakan kebaikan beberapa pihak yang sempat memberikan atensi atas perjuangannya mencari pengobatan yang layak untuk istrinya.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Frans Mado, Bapak Goris Mere, Bapak Bertho Lalo dari Perwakilan NTT, Para Dermawan yang sangat membantu, kepada Dinas Sosial Pemerintah Propinsi DKI, kementerian kesehatan dan juga terima kasih Bapak Presiden Jokowi.” unjarnya

Melalui media ini Nikolaus juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Nagekeo terus berbenah soal pembangunan khususnya di bidang kesehatan agar jangan lagi ada orang yang mengalami nasib naas seperti dirinya. “Rumah Sakit Daerah Tolong Dibenahi”, harapnya.

Menurut Niko Pemerintah Nagekeo pimpinan Bupati Elias Djo gagal mengupayakan kesehatan untuk warganya. “Terbukti pembagian kartu KIS pilih pilih orang di era bupati sekarang”, tegasnya.

Untuk diketahui terdapat video Bupati Nagekeo yang bernuansa sindirian yang beredar di sosial media pasca keberangkatan Nikolaus Lewa beserta istrinya ke Jakarta untuk berobat. (TIM/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru