oleh

Transmart Carrefour Kupang ‘Diultimatum’ Warga Fatululi

RADARNTT, Kupang –Transmart Carrefour Kupang yang diresmikan pada 2 Maret 2018 0leh dua kepala daerah sekaligus yaitu Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya dan Wali Kota Kupang Jefirstson R Riwu Kore kabarnya akan segera didemo warga.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima redaksi media radarntt, warga RW 10 Kelurahan Fatululi akan melakukan aksi demo sekitar 300 Orang pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2018. Dalam surat disampaikan bahwa warga RW 10 yang lokasinya tidak jauh dari transmart meminta pihak manajemen untuk memperhatikan penyerapan tenaga kerja di RW tersebut.

Menurut informasi warga RW 10 sudah mengajukan ijin untuk Melakukan aksi massa ke pihak kepolisian.

Koordinator aksi Zevanya Aome mengatakan kepada wartawan radarntt bahwa pihak transmart semestinya memperhatikan warga setempat, karena merekalah yang merasakan dampak secara langsung baik masalah lingkungan, sosial, ekonomi dan keamanan (Rabu 25/4/2018).

Ia mengatakan ada dua poin penting yang hendak disampaikan, pertama warga yang melamar kerja harus diakomodir paling lambat 2 minggu sudah harus bekerja, kedua mengultimatum pihak Transmart bahwa warga yang belum bekerja diberi peluang selambat lambatnya 6 bulan harus diakomodir.

Selain itu dirinya mendapat informasi bahwa ada yang bekerja hanya satu bulan saja setelah itu dieliminasi. “Saya tidak mau tenaga kerja lokal diperlakukan seperti itu”, ujarnya.

Zevanya menghimbau pemerintah ikut memonitor apabila ada PHK sepihak yang dilakukan pihak Transmart maka pemerintah harus turun tangan dan ambil bagian win win solution.

Ia juga menambahkan pemerintah juga harus menerapkan UMR yang disepakati selama ini, sehingga karyawan Transmart tidak boleh mendapat gaji dibawah standar. “Intinya manajemen harus memperhatikan kesejahteraan karyawannya”, tegas Zevanya.

Dirinya juga menanggapi seleksi yang cukup ketat dalam cara rekrutmen karyawan baru di Transmart, ” Kok seperti selektif TNI/Polri yang mau berperang? Sebaiknya disesuaikan kondisi setempat”, sambungnya.

Kemudian ia santai menegaskan, “Janganlah kehadiran Transmart Carrefour untuk mempersulit warga.”pungkasnya.

Kepada wartawan ia mengaku ada pihak tertentu yang terus melobi untuk membatalkan niatnya untuk berdemo yang rencananya digelar pada hari jumat ini.

Untuk diketahui ada dua surat yang diterima redaksi radarntt pertama, permohonan ijin aksi kepada Kapolresta Kota Kupang dan surat yang kedua, yang berisi pemberitahuan kepada pihak pimpinan Transmart terkait rencana aksi dua hari lagi. Saat berita ini diturunkan media ini berusaha mengkonfirmasi pihak yang terkait. (TIM/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru