oleh

Usai Hujan Deras, Walikota Kupang Bersihkan Sampah

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore bersama Petugas Kebersihan, Bersihkan sampah di Jalan Eltari

RADARNTT, Kupang – Hujan deras yang di sertai angin kencang, kilat dan guntur menghantam Kota Kupang, pada Minggu (11/11) siang hingga sore kemarin. Akibatnya banyak genangan di jalan dan gorong-gorong serta banyak pepohonan tumbang.

Usai hujan, Walikota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore turun memantau setiap sudut kota Kupang yang tergenang banjir hingga membantu petugas dinas kebersihan yang mengangkat sampah dan lumpur yang berserakan di jalan El tari Kupang.

Seperti yang terlihat di fanpage pribadi orang nomor satu di Kota Kupang ini (Jefri Riwu Kore / Jeriko), dirinya tanpa enggan membantu bawahan yang bertugas di dinas kebersihan.
Dengan memegang sapu dan sekop dirinya membantu untuk mengangkat lumpur dan sampah yang berserakan di jalan.

Sampah-sampah yang meluap ke jalan El Tari samping Polda NTT tersebut merupakan sampah warga yang dibuang sembarang lalu terperangkap ke dalam drainase hingga meluap ke badan jalan.

Sebelumnya, tepat pada 26 Oktober 2018 melalui akun media sosial (Fanpage Facebook/sobat jeriko), mantan anggota DPR RI dua periode ini telah menghimbau masyarakat, lurah, RT/RT serta tokoh masyarakat untuk membantu memperhatikan kebersihan lingkungan terutama sampah-sampah di setiap drainase.

Seusai memantau genangan air hujan dibeberapa titik  jalan umum di Kota Kupang, pada media ini Walikota mengatakan bahwa Kota Kupang sebenarnya tidak bisa terjadi banjir apabila setiap saluran drainasenya tidak di penuhi sampah-sampah.

“Di sepanjang saluran drainase banyak sampah yang menyumbat air hujan yang seharusnya mengalir ke kali atau tempat yang lebih rendah,” katanya.

Sampah-sampah tersebut menurutnya adalah sampah warga yang dibuang dengan sembarang. “Kami selalu menghimbau agar membuang sampah ke tempatnya, tapi masih banyak yang sengaja buang sampah sembarang, ketika hujan begini kami pemerintah yang selalu di salahkan, ya sudah kami terima itu, kedepannya kami akan mengawasi ini dengan baik” ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, Pengawasan masalah sampah di Kota Kupang kini bukan menjadi tugas dinas kebersihan dan pertamanan melainkan tugas dari setiap pimpinan organisasi perangkat daerah di Kota Kupang serta ASN lainnya.

“Cara ini kita akan menyadarkan masyarakat, bahwa pemerintah lagi bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kemajuan kota Kupang, kalau pimpinan OPD atau ASN lainnya melihat sampah berserakan silakan di foto lalu diberitahu ke dinas kebersihan, atau meminta masyarakat bersama-sama untuk membersihkan sampah tersebut,” tuturnya.

Dirinya juga akan meminta setiap pimpinan OPD untuk membantu memantau setiap sudut kota Kupang yang tergenang banjir dan sampah usai hujan deras. “Pimpinan OPD lainnya harus turun lapangan, pantau setiap sudut kota Kupang, kalau ada hujan dan banjir silakan di bantu,” perintahnya. (RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru