oleh

Warga dan Pelaku Wisata Kesal Pemkab Manggarai Belum Perbaiki Jembatan Wae Fu’ang

Foto: Kondisi Jembatan Wae Fu’ang yang rusak sejak tiga tahun lalu (istimewa).

RADARNTT, Labuan Bajo – Warga Desa Borik, Kecamatan Satar Mese Barat, Kabupaten Manggarai, mengaku kesal terhadap pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai. Pasalnya Jembatan Wae Fu’ang di perbatasan antara Kecamatan Satar Mese Barat dan Kecamatan Lembor Selatan Kabupaten Manggarai Barat yang rusak tiga tahun lalu itu, hingga kini belum juga diperbaiki.

Padahal jembatan tersebut merupakan jalur ekonomi masyarakat Kabupaten Manggarai dan Kabupetan Manggarai Barat.

“Kami kesal sikap pemerintah Manggarai yang belum memperbaiki jembatan ini. Padahal ini jalur merupakan jalur ekonomi”, ungkap Finsen Jelatu kepada media ini. Jumad, (18/05/2018).

Selain jalur ekonomi, jembatan Wae Fu’ang juga merupakan penghubung jalur wisata, dari dan menuju kampung adat Wae Rebo melalui Labuan Bajo.

Seorang pelaku pariwisata asal Labuan Bajo Rafael Todowela, juga menyayangkan kondisi jembatan yang dibangun oleh pater asal Polandia Stanis Ograbek itu. Menurutnya pemerintah tak memperhatikan jembatan itu pasca dibangun sejak 1990-an.

“Jalur ini merupakan jalur singkat menuju destinasi wisata kampung adat Wae Rebo di Manggarai. Jika dari Labuan kita cukup tempuh waktu 3 jam ke sana”, tuturnya.

Pihaknya meminta Pemkab Manggarai agar segera membangun kembali jembatan itu. Sebab hingga kini jembatan itu tak pernah diperhatiakan lagi.

“Harapanya pemerintah harus memperbaiki Jembatan, sehingga aktivitas ekonomi maupun wisata di Manggarai meningkat”, tuturnya. (Mhen/RN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru