oleh

Analisa Angka Dalam Kemenangan Pilgub NTT

-Opini-1.784 views

Oleh : Petrus Plarintus

(Berdasarkan Rilis SMRC)

Hiruk pikuk kontestasi Pilgub NTT sudah mendekati garis finis. Kini tinggal menunggu perhitungan akhir dari KPU untuk menentukan paslon pemenangnya.

Sekalipun demikian, hasil perhitungan sementara quick count mengerucut kepada satu paslon pemenang yakni paket VictoryJoss. Lembaga SMRC misalnya, memberikan angka kemenangan telak pada paslon empat  dengan selisih kemenangan dengan paslon pemenang kedua  di atas tujuh persen (35.17% Vs 27.31%).

Menarik bahwa dari keempat paslon tersebut, perolehan prosentasi kemenangan cukup besar didapat di daerah basis (asal) masing-masing. Sementara kemenangan VictoryJoss ditentukan oleh perolehan suara yang signifikan di luar daerah basis (asal) keempat paslon.

Kondisi ini merujuk pada satu fakta bahwa sebagaimana halnya Indonesia pada umumnya, demikianpun halnya di NTT; politik identitas itu masih sangat kental pengaruhnya dalam proses kontestasi.

Namun menariknya bahwa perolehan suara VictoryJoss di basis-basis lawan tidak sampai anjlok menjadi juru kunci. Hal ini berarti, idealisme dan gagasan VictoryJoss dalam membangun NTT cukup mendapat atensi dan apresiasi dari masyarakat Flobamorata.

Lebih jauh, hal ini berarti politik identitas itu sudah mulai perlahan tergerus dan mengarah kepada politik yang lebih rasional. Rasionalitas dalam berpolitik inilah yang harus terus dibangun sehingga bisa mengiring pemilih tradisional menjadi lebih realistis sekaligus pada saat yang sama terbuka pulalah peluang untuk adanya reformasi dalam dunia politik yang tentu saja tidak hanya  berdampak pada pembangunan Flobamorata ke depan; melainkan juga menunjukan martabat dan kedewasaan dalam perpolitikan di Flobamorata.

Memang harus diakui bahwa peran figur dalam proses kontestasi ini sangat berpengaruh dalam perolehan suara. Hal ini ditunjang pula dengan kentalnya politik identitas yang tidak mudah untuk diencerkan. Namun faktor lain yang turut berpengaruh adalah program kerja (visi dan misi) serta peran mesin partai dalam melakukan kerja-kerja politik.

Bertolak dari fakta ini, maka ke depan peran partai dalam melakukan pendidikan politik merupakan sebuah conditio sine quo non (syarat mutlak yang harus dipenuhi). Hal ini bertujuan agar wajah perpolitikan kita ke depan semakin menunjukan martabat dan marwahnya.

Hal ini menjadi penting karena pragmatisme dan oportunisme politik merupakan wajah suram dalam perpolitikan kita yang harus segera disingkirkan. Untuk mencapai hal ini maka partai sebagai representasi kekuatan peta politik perlu menjadi garda terdepan dalam proses pendidikan politik.

Berdasarkan angka kemenangan yang ada, bisa dikatakan cukup kontradiktoris ketika paslon MS-Emi berhasil menduduki urutan kedua dalam perolehan suara. Terlepas dari seperti apa ending cerita tentang MS; namun satu hal yang pasti bahwa perolehan urutan kedua ini tidak saja mengundang decak kagum sejumlah pihak terhadap MS namun sekelompok masyarakat malah menjadi miris dan pesimistis tentang perpolitikan kita mengingat posisi MS yang sedang dalam rutan KPK.

Tanpa mengabaikan peran partai dalam kerja politik namun harus diakui bahwa peroleh suara paket MS-Emi hanya signifikan di basis (asal) masing-masing; sama seperti paslon lainnya. Dengan kata lain faktor di luar dari kedua paslon ini tidak banyak berkontribusi dalam perolehan angka kemenangan. Hal ini juga berarti, apabila perolehan suara paslon ini bila menonjol di luar daerah basis maka tentu saja ada variabel menarik lain yang bisa ditelaah lebih lanjut.

Sebagaimana halnya piala dunia, demikian pun halnya dengan pilgub NTT. Keduanya pada saatnya akan berakhir bersama berbagai analisa dan eforianya. Namun untuk pilgub NTT, masih ada sejumlah mimpi masyarakat yang harus diwujudkan bersama paslon pemenang. Mari kita melangkah dan kawal bersama agar NTT Bangkit, NTT Sejahtera tidak selesai dalam eforia kemenangan namun menjadi nyata dalam program kerja lima tahun ke depan. Semoga. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru