oleh

Dua Alat Bukti Saja,  Penyidik Polres Rote Ndao Siap Periksa Terlapor

Radarntt.co, Roten Ndao – Kasus dugan tindak pidana pelecehan sexual terhadap anak di bawah umur berinisial “D”(12), yang sebelumnya diberitakan di media ini, kini sudah dan telah sampai pada genggaman penyidik Polres Roten Ndao, untuk dilakukan penyelidikan, dan cukup dua alat bukti saja Penyidik akan lakukan pemeriksaan terhadap Terlapor, hal ini disampaikan oleh Kapolres Rote Ndao AKBP Murry Mirranda, SIK saat dikonfirmasi media ini, Senin 27/2

“Kasus dugaan pelecehan sexsual terhadap anak dibawa umur yang terjadi pada beberapa pekan lalu sudah sampai ditangan kami, dan saat pada tahap penyidikan untuk mengumpulkan bahan pembuktian,” ujar Miranda.

Miranda menegaskan bahwa apa bila dalam penyidikan yang dilakukan oleh pihaknya menemukan cukup dua alat bukti saja, maka Penyidik Polres Rote Ndao akan melakukan pemeriksaan terhadap Terlapor.

“cukup dua alat bukti saja, maka pinyidik akan masuk pada tahap pemeriksan terhadap Terlapor, tegas Miranda.

Kasus yang terjadi pada tanggal 10/12/2017 itu, penyidik masih mengumpulkan keterangan mulai dari awal kejadian, para saksi, hingga dilakukan pemeriksaan visum, dengan demikian pihaknya belum bisa menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Untuk diketahui Bernadus Eli, alias Nadje berprofesi sebagai Dosen mata kuliah Bahasa Inggris di Universitas Nusa Lontar (UNSTAR) Kabupaten Rote Ndao kini menyandang status sebagai terlapor di kepolisian sektor (Polsek) Rote Barat Laut sebagai orang yang diduga melakukan tindak pidana pelecehan sexual terhadap anak di bawah umur yang berinisial “D”  (Tony/RN)

 

Komentar