oleh

Dugaan Korupsi 17,3 Miliar, Anggota DPRD Sumba Timur Segera Diadili

RADARNTT, Kupang – Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN)Daud Ndakularak, segera diadili di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT) lantaran tersandung kasus dugaan korupsi dana Kas APBD Kabupaten Sumba Timur tahun anggaran 2005-2006 senilai Rp 17, 3 miliar.

Kajari Sumba Timur, Max Oder Sombu kepada wartawan, Senin (21/8) di Kejati NTT mengaku bahwa JPU Kejari Kabupaten Sumba Timur telah melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi dana Kas APBD  ke Pengadilan Tipikor Kupang sekitar pukul 10:00 wita dengan tersangka Daud Ndakularak,

Pelimpahan berkas perkara itu, kata Max, setelah tim penyidik Polres Sumba Timur melakukan tahap dua di Kejari Sumba Timur. Dalam pelimpahan itu, tambah Max, JPU menyertakan barang bukti, berkas perkara dan tersangka.

“Berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang oleh JPU Kejari Sumba Timur,” ujar Max.

Pada tempat berbeda, JPU Kejari Kabupaten Sumba Timur, Wira Artayoga juga mengaku bahwa berkas perkara dan barang bukti telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang.

Sementara  tersangka, lanjut Wira, langsung digiring menuju Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kupang untuk menjalani masa tahanan sambil menunggu jadwal persidangan.

Dikatakan Wira, usai melimpahkan JPU Kejari Kabupaten Sumba Timur tinggal menunggu jadwal persidangan yang akan ditetapkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang.

“Kami tinggal tunggu jadwal sidangnya saja dari Pengadilan Tipikor Kupang,” ujar Wira.

Panitera Muda (Panmud) Pengadilan Tipikor Kupang, Dance Sikky yang dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu yakni, adanya pelimpahan berkas perkara oleh JPU Kejari Sumba Timur.

Saat disinggung soal jadwal sidang kasus tersebut, Dance menjelaskan bahwa berkas perkara baru dilimpahkan maka pihaknya akan mengajukan permohonan jadwal sidang kepada Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Kelas IA Kupang.

“Setelah kami terima berkasnya, kami ajukan jadwal sidangnya tinggal nanti ketua pengadilan yang menunjuk hakim dan menentukan jadwal sidangnya, ” kata Dance.(Tim/RN)

Komentar