oleh

Kepsek SD Kota Kupang Minta Dinas Pendidikan Kelola Dana BOS

RADARNTT, Kota Kupang – puluhan Kepala Sekolah Dasar (Kepsek) di Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) meminta kepada pihak dinas Pendidikan dan Kejaksaan agar Dana Oprasional Sekolah(BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dikelola oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, hal ini disampaikan oleh Ketua MK2S Kota Kupang Yoel Lasiani saat mengikuti Bimtek Pengelolaan BOS di SD Sikumana 2 Kota Kupang, 19/7/2017

Menurut Yoel Lasiani, bahwa pihak sekolah cukup terganggu dengan keberadaan dana BOS di sekolah, khususnya tingkat pendidikan dasar, dan biarlah pihak sekolah lebih konsen pada proses Kegiatan Belajar Mengajar(KBM)

“Kalau boleh dana Bos dikelola oleh pihak Dinas, dan sekolah cukup mengajukan kebutuhan sekolah sesuai dengan kondisi sekolah tersebut, terus terang, pihak sekolah saat ini tugasnya cukup banyak, apalagi tahun ini semua diharuskan untuk mengenakan sistim kurikulum 13 (K13),” tegasnya.

Dirinya juga prihatin dengan kondisi saat ini terkait dana BOS yang menjadi sorotan publik, sementara SDM pihak managemen BOS diSD masih sangat rendah, sehingga hal ini jangan menjadi jebakan bagi Kepsek dan Bendahara untuk jatuh keranah hukum.

Keluhan yang sama disampaikan oleh Kepsek RSS Oesapa yang enggan namanya dikorankan, dia juga mengusulkan agar proses pengelolaan dana swakola, kalau boleh diambil alih pihak dinas pendidikan kota, sehingga pihak sekolah cukup terima barang atau gedung saja.

” kalau bisa kami pihak sekolah terima barang atau gedung yang sudah jadi dan siap pakai saja, ketimbang kelola dana ratusan juta rupiah sementara tidak memilik kompetensi dalam teknik bangunan, serta awam dalam laporan keuangan secara administrasi negara,” pungkasnya.

Pada tempat yang sama Kepala Seksi Kurikulum dan SDM Dinas Pendidikan Kota Kupang, Jhon Fora mengatakan bahwa terkait pengelolaan dana bos sudah menjadi keputusan Kemendikbud, sehingga puhak dinas tidak memiliki kewenangan untuk merubah aturan pusat, dan semuanya sudah tertuang dalam juknis Bos setiap tahun anggaran(*RN)

 

Komentar