oleh

Sidang Kedua Kasus Penganiayaan Wartawan, Saksi Korban Menolak Permohonan Maaf Terdakwa

RADARNTT, Ba’a – Sidang kedua kasus pidana penganiayaan wartawan portalntt.com Bernadus Saduk sebagaimana rumusan pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman 2,8 tahun penjara dengan terdakwa camat Elias Talomanafe kembali di gelar di ruang sidang utama pengadilan Negeri Rote Ndao, Senin, (19/3/2018)

Sidang kedua dengan agenda mendengarkan keterangan dua orang saksi fakta yakni Bernadus Saduk selaku saksi korban dan seorang saksi yang berinisial IMT.

Dalam persidangan tersebut saksi korban didampingi dua kuasa hukum yakni Fransisco B Bessi,SH,MH dan Israel Laiskodat,SH.

Seusai mendengarkan keterangan dua saksi tersebut majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menanggapi keterangan yang disampaikan kedua saksi tersebut namun terdakwa menyatakan menerima dan tidak mengajukan keberatan atas keterangan para saksi dan terdakwa mengakui kesalahannya dan ingin menyampaikan permohonan maaf kepada saksi korban.

Namun, ketika majelis menanyakan kepada saksi korban terkait permintaan maaf dari terdakwa, saksi korban menyatakan tidak menerima permohonan maaf dari terdakwa.

Dalam persidangan tersebut saksi mengatakan ketika Bupati Lens Haning bersama istrinya Nyonya Paulina Haning berjalan menuju arah barat dan
saat melihat Bernadus, Bupati langsung menunjuk tangannya ke Bernadus dan berkata, “ini sudah wartawan yang menulis berita tentang saya tidak mendapat penghargaan di Dengka dan langsung mendekati Bernadus dan memegang tangannya dan menarik.

Setelah itu, ajudannya Ailon Sinlae memegang tangan kiri Bernadus dan
membawanya ke teras rumah jabatan, kemudian bupati mengumumkankan menggunakan microfon bahwa dirinya telah menangkap wartawan yang menulis berita tentang bupati tidak mendapat sambutan waktu acara
hus di Dengka dengan berkata, “Saya sudah tangkap wartawan yang tulis berita tentang saya tidak mendapat sambutan waktu hus di Dengka”.

Para saksi juga menegaskan seturut dengan pernyataan Bupati tersebut Bernadus lalu dikerumunin massa dan para pejabat yakni sekda Jonas Selly, Camat Elias Talomanafe, Ketua DPRD Alfred Saudila dan David Saleh.

“Pada saat itu pula camat Elias Talomanafe memukul dan menendang Bernadus dan setelah itu Bernadus dan anggota intel Polres Rote Ndao
berjalan menuju belakang baru David Saleh memukul lagi dari arah belakang dan mengenai kepala bagian belakang dan setelah itu anggota polisi membawa Bernadus ke Polres Rote Ndao untuk pengamanan”.

Sidang dipimpin Ketua Majelis Hakim Cipto H. Nababan, SH,MH di bantu dua hakim anggota Rosihan Lutfi, SH dan Abdi Ramansyah, SH.

Dari pihak kejaksaan negeri Rote Ndao hadir JPU Pethres Mandala dan Alexander Selle.

Sidang ditunda dan di gelar kembali Senin, (26/3/2018). (CTA/RN)

Komentar