oleh

10 Paroki Ikut Pesparani Perdana di Timor Tengah Selatan

RADARNTT, Soe — Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) untuk pertama kalinya digelar dan diikuti 10 paroki.

Pagelaran ini disambut baik oleh umat dengan antusias yang tinggi, hal ini terlihat dari peserta dan umat yang hadir pada kegiatan tersebut, Rabu, (20/11/2019).

Kegiatan Pesparani berlangsung di pelataran Gereja Mater Dolorosa Soe, yang menampilkan beberapa mata lomba yang dilombakan antara lain lomba cerdas cermat rohani, lomba tutur Kitab Suci , lomba paduan suara dan lomba nyanyi mazmur per kategori (kategori anak, remaja dan dewasa).

Pantauan media, antusias umat terhadap kegiatan sangat nampak, mulai dari anak-anak, remaja dan orang dewasa memenuhi lokasi tersebut guna mengikuti serta menyukseskan kegiatan pesparani ini.

Romo Herman, Pastor rekan Paroki Hati Tersuci Maria Oeekam kepada media menandaskan, kegiatan pesparani tingkat kabupaten TTS merupakan kegiatan perdana maka tidak heran kalau seluruh umat dari 10 paroki ini berantusias mengikuti kegiatan ini.

“Ini kegiatan perdana jadi sudah pasti seluruh umat dari 10 Paroki ini sangat antusias menyambut kegiatan ini,” ujarnya

Pada tempat yang sama, Stanis Nabu, salah satu panitia mengatakan, kegiatan ini didukung oleh pemerintah daerah, selain itu , panitia sudah bekerja mempersiapkan segala sesuatu yang perlu dan penting bagi kegiatan ini sejak lama karena ini merupakan kegiatan perdana sehingga panitiapun telah terbentuk lama.

Albert Baunsele, salah satu anggota DPP ARYOS Niki-niki, kepada media ini menandaskan, informasi mengenai pesparani sudah lama diberitahukan ke paroki- paroki bahkan materi perlombaan juga sudah dikirim ke setiap paroki untuk mempersiapkan diri.

Selain itu, tambahnya, diharapkan kegiatan ini tidak merusak persaudaraan antar paroki setelah ini melainkan hendaknya mempererat tali persaudaraan antar umat karena sebelum pesparani ada umat yang tidak saling kenal namun melalui kegiatan ini dapat saling mengenal satu dengan yang lain.

“Jangan hanya karena berambisi dan ingin menjadi pemenang sehingga persaudaraan yang ingin dirajut melalui kegiatan ini menjadi kabur atau tidak kelihatan,” tegas Baunsele

Hasil dari Pesparani perdana di TTS ini yang menjadi pemenang atau juara 1 akan mewakili kabupaten TTS pada Pesparani tingkat Provinsi di Kupang. (JJ/RN)

Komentar