oleh

Breaking News: Sejumlah Masyarakat Binawali Aimere Datangi Kantor BPN Ngada

RADARNTT, Bajawa – Sejumlah masyarakat Desa Bina Wali, Kecamatan Aimere mendatangi kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN ) Kabupaten Ngada, Senin (18/11/2019).

Kedatangan sejumlah masyarakat untuk
Membatalkan pembagian sertifikat tanah Pai Bani Ebu Bange (Bidhu, Kaba Komo, Warawali) di Kantor Desa Binawali, Kecamatan Aimere.

Pantauan media ini di Kantor PBN Kabupaten Ngada, sejumlah warga meluapkan amarahnya dengan merusak kursi plastik. Terlihat adu mulut hingga tanggis pun pecah.

Yuliana Guri, salah satu warga Binawali Kepada media ini mengatakan kedatangan mereka ini hanya ingin membatalkan pembagian sertifikat hingga menunggu mediasi dengan pihak sebelah. Namun hingga kini, belum ada panggilan untuk mediasi, kagetnya informasi didapat hari ini ada pembagian sertifikat.

“Kami sangat marah karena sebelumnya kami sudah sering kali kami ini keluar masuk di Kantor PBN untuk ketemu dengan kepala BPN. Katanya tidak akan terbitkan sertifikat sebelum ada mediasi,” ungkap Yuliana Guri, Senin (18/11/2019).

Moses Pole kepada media ini mengatakan, kasus ini sudah terjadi sejak tahun 2017 dan dari awal mereka sudah membatalkannya.

Sementara itu, Maria Prodentia, salah satu pegawai kantor BPN Kabupaten Ngada, mengatakan bahwa kepala BPN Kabupaten Ngada sedang keluar. Dia belum tahu kapan jadwal pulangnya.

Sementara itu, konfirmasi media ini terhadapat masyarakat Yuliana Guri setelah pulang di kantor BPN mengatakan, mereka ke kantor desa karena informasi yang mereka dapat, adanya pembagian sertifikat di kantor desa.

“Kami sudah kontak salah satu masyarakat di kantor desa yang hadir. Katanya pembagian sertifikat secara tergesa-gesa. Tidak ada kata sambutan dari pemerintah,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak media masih berupaya untuk konfirmasi kepada kepala Desa Bina Wali yang ketahui bernama Yeremias Ture. (FX/RN)

Komentar