oleh

Buka Jalan Baru Desa Bangka Arus, Pemilik Lahan Protes

RADARNTT, Borong – Program jalan tani Pemerintah Desa Bangka Arus kecamatan Poco Ranaka Timur kabupaten Manggarai Timur ( Matim) NTT, rupanya menuai kontroversi, pasalnya ruas jalan di Jawaloe dusun Arus yang barusan digusur oleh perangkat desa atas perintah kepala desa Bangka Arus Eduardus Syariman Jehani ternyata tidak melalui musyawarah serta pendekatan kepada pemilik lahan sehingga berakibat warga pemilik lahan protes keras.

Petrus Frumen Egol warga pemilik lahan asal desa Arus, kepada Tim RadarNTT mengatakan, dirinya tidak terima cara dan etika yang dilakukan oleh pemerintah desa Bangka Arus, ” terus terang saja saya sangat kecewa dengan perilaku perangkat desa yang tidak menghargai kami sebagai masyarakat, apalagi kami yang kebetulan memiliki lahan yang dilalui fasilitas umum, tentunya ada mekanisme yang ditempuh sebelum melakukan kegiatan.” tegas petrus dengan geram. Jumat, 02/08/2019

Petrus Egol menambahkan, pihaknya akan melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib, dirinya merasa apa yang dilakukan oleh pemdes Bangka Arus merupakan Penggerogotan lahan warga.

Sementara ketua RT Laci Martinus Kambuk mengaku kalau penggusuran jalan baru tersebut sama sekali tidak diketahuinya, dan dirinya merasa heran dengan perilaku perangkat desa yang eksen tanpa melalui suatu musyawara serta dengan pemilik lahan terlebih dahulu.

Untuk diketahui lahan milik Petrus Egol memiliki tanan perkebunan dan hutan seperti kayu jati putih puluhan pohon tumbang akibat penggusuran liar, serta masih banyak tanaman lain yang menjadi sumber ekonomi keluarga, sampai berita ini ditayangkan kades Bangka Arus belum berhasil dihubungi (Tim/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan