oleh

Gubernur Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi di Tapal Batas Matim-Ngada

RADARNTT, Kupang — Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab, hal ini ditegaskan saat penandatanganan prasasti batas wilayah administrasi antara kabupaten Manggarai Timur (Matim) dan kabupaten Ngada.

Masalah yang sudah terjadi selama kurang lebih 46 tahun akhirnya dapat diselesaikan melalui penandatanganan prasasti sebagai kesepakatan batas wilayah administrasi dilakukan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, bersama Bupati Matim, Andreas Agas dan Bupati Ngada, Paulus Soliwoa di Kantor Gubernur NTT, Jumat, (29/11/2019).

Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mengucapkan selamat atas peresmian batas wilayah administrasi antar-kedua kabupaten itu. Viktor mengatakan selama ini proses penyelesaian masalah tapal batas itu telah merujuk pada sejarah.

Gubernur juga berharap masyarakat di batas wilayah yang selama ini bersengketa tidak lagi terprovokasi oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. “Saya minta jangan terprovokasi oleh siapa pun, karena yang rugi kita (masyarakat) sendiri, bukan orang lain,” kata Viktor.

Viktor Laiskodat menjelaskan, penyelesaian batas wilayah itu telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. “Setelah melapor ke presiden dan presiden apresiasi bupati dan para tokoh (masyarakat) dari kedua wilayah,” ujarnya.

Bupati Ngada, Paulus Soliwoa kepada media ini usai menandatangani prasasti menyatakan terima kasih kepada bapak Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang dimana pada era kepemimpinan mereka masalah perbatasan ini bisa terselesaikan.

“Masalah yang begitu lama 46 tahun hari ini baru bisa diselesaikan. Ini adalah sebuah perjalanan panjang dan begitu lelah, jadi kita bersyukur sekali lagi bahwa ini telah diselesaikan,” ujarnya.

Sebagai pemerintah setempat, harapnya, kedepan dua pemerintahan kabupaten ini punya kewajiban menjaga kondisi di wilayah perbatasan ini.

“Karena aktifitas masyarakat disana sudah berjalan lama dan sejauh ini tidak ada masalah,” ungkapnya. (ND/RN)

Komentar