oleh

Jelang Pilpres Panwas Poco Ranaka Timur Rekrut 79 Panwas TPS

RADARNTT Borong – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Poco Ranaka Timur kabupaten Manggarai Timur melakukan rekrutmen Pengawas Tempat Pemungutan Suara PTPS yang telah dibuka mulai tanggal 11/2/2019 sampai tanggal 21/2/2018 bertempat di Sekretariat Panwascam Poco Ranaka Timur desa Golo Lero  dalam rangka Pemilihan Presiden, Wakil Presiden dan Calon Legislatif 17 April  tahun 2019 mendatang.

Ketua Panwas Poco Ranaka Timur Albertus Yono Hardin mengungkapkan, Perekrutan PTPS sesuai dengan amanah Undang-undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 bahwa setiap TPS harus memiliki 1 orang pengawas.

Hardin menjelaskan, pada saatnya nanti PTPS tersebut secara umum bertugas melakukan pengawasan mulai dari persiapan, pelaksanaan pemungutan suara, pelaksanaan perhitungan suara hingga pergerakan hasil perhitungan suara dari TPS ke PPS yang berpedoman pada azas – azas penyelenggaran pemilihan yakni mandiri, transparan, adil, kepastian hukum, tertib, kepentingan umum, keterbukaan, proporsionalitas, akuntabilitas, efisiensi, efektifitas sehingga akan terpilih menjadi Pengawas Tempat Pemungutan Suara berintergritas.

Pengawas Tempat Pemungutan Suara se-Kecamatan Poco Ranaka Timur direkrut melalui tahapan sesuai dengan time line yang dijadwalkan dalam ketentuan yang berlaku.

Untuk melaksanakan kewajiban penjaringan dan pengangkatan calon Pengawas Tempat Pemungutan Suara diwilayah Kecamatan Poco Ranaka Timur, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Poco Ranaka Timur telah melaksanakan proses tahapan penjaringan calon Pengawas Tempat Pemungutan Suara dengan sebaik – baiknya dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Perekrutan PTPS, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Panwas kabupaten untuk melakukan rekrutmen dan penjaringan PTPS dan saat ini Kelompok Kerja Panitia Pengawas Pemilu kecamatan Poco Ranaka Timur menerima pemberkasan calon PTPS yang selanjutnya diverifikasi serta akan diumumkan pada beberapa hari kedepan. Selanjutnya, bagi peserta calon PTPS yang lolos seleksi berkas akan diatur penjadwalan uji test wawancara.” imbunya

Hardin menuturkan, dikecamatan Poco Ranaka Timur ini,  membutuhkan sedikitnya 79 PTPS,sesuai jumlah DPT yang sudah disebarkan setelah sebelumnya pada penyelenggaraan Pemilihan kepala daerah Provinsi, kabupaten/kota tahun 2018 untuk kecamatan Poco Ranaka Timur hanya membutuhkan 50 PTPS, penambahan kuota PTPS tersebut yang terjadi pada Pilpres dan pileg mendatang dengan alasan pembagian PTPS berdasarkan jumlah pemilih,  dimana 1 PTPS berjumlah maksimal 300 pemilih, ini dengan maksud memperkecil tugas dan tanggungjawab petugas, menurut Hardin, Penempatan Pengawas TPS tersebut dilakukan sebagai upaya agar pelaksanaan Pemilu 2019 di Kecamatan Poco Ranaka Timur berjalan dengan aman dan lancar serta tidak ditemukan adanya pelanggaran.

Adapun masa kerja PTPS ini selama 1 bulan yakni, 23 hari sebelum Pilpres, pileg hingga 7 hari sesudah pencoblosan.

Menurutnya, PTPS adalah ujung tombak  dalam proses pengawasan Pemilihan di Tempat Pemungutan Suara, sehingga kita perlu menyeleksi sumber daya yang memiliki pengetahuan tentang kepengawasan pemilu, penyelenggaraan pemilu, netralitas, integritas, kemampuan komunikasi, motivasi dan kemampuan Diplomasi menjadi sebagian hal yang ditekankan oleh Tim Pokja dalam pelaksanaan test  wawancara.

Sementara itu, persayaratan untuk menjadi PTPS diantaranya pendidikan minimal SLTA atau sederajat. Kemudian harus mengetahui prihal kepengawasan dan kepemiluan yakni sesuai regulasi yang ada. Memiliki integritas, berkomitmen bekerja penuh waktu dengan melakukan pengawasan sebelum dan saat hari pemungutan suara. (Jack/RN)

Komentar