oleh

Jembatan Wae Kempet Ambruk, Warga Desa Arus Sulit Akses Musim Hujan

-Daerah, Matim-51 Dilihat

RADARNTT, Borong – Kondisi  Jenbatan Wae Kempet yang Ambruk sejak tahun lalu sungguh memprihatinkan, pasalnya jembatan tersebut merupakan jalur strategis bagi warga setempat. Hingga kini Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Matim) belum mengambil sikap untuk meperbaikinya.

Jembatan yang dibangun pada tahun 2012 silam itu, kini sudah tak berfungsi lagi setelah dihantam banjir pada 2017 lalu. Aktifitas warga menjadi sulit ketika musim penghujan, apa lagi sebagian besar yang melintasi ruas jalan tersebut adalah anak sekolahan.

Kepala Desa Arus Tadeus Ngasa ketika ditemui media ini di  kediamannya belum lama ini, membenarkan kondisi tetsebut dan dirinya menyampaikan, usai Ambruknya Jembatan Wae Kempet,aktivitas para pengendara baik kendaran roda dua maupun roda enpat cukup sulit dan selalu ekstra hati hati.

” Saya perihatin dengan para pengguna jalan tersebut terutama anak sekolah Satap Helung, kalau misim hujan dan banjir maka mereka tidak bisa mengikuti pelajaran disekolah, dan hanya jembatan itu saja yang bisa menghubungkan mereka menuju sekilah.” tutur Kades Tadeus.

Ia menambahkan, walau selama ini belum ada kejadian luarbiasa bagi pengguna jalan, namun dengan kondisi jembatan yang parah tersebut, seharusnya pemda pekah terhadap kondisi sosial yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Saya selaku kades setempat sangat perihatin dengan kondisi jenbatan tersebut mudah mudahan pemerintah daerah terutama dinas teknis bisa sesegera mungkin memperbaiki kondisi tersebut agar masyarakat dan warga yang melintasi ruas jalan tersebut bisa aman nyaman.” terang kades Tadeus.

Selain itu Kades Ngasa mengaku kalau ruas jalan tersebut merupakan jalan kabupaten yang dibiayai oleh APBD II, sehingga dirinya tetap optimis, yang jelas pemda Matim akan mengalokasikan kondisi tetsebut.

Sementara Plt Dinas PUPR Matim Yos Marto sebelum dirinya dilantik menjadi Kadis PUPR Matim saat ini,ketika media ini ditemui diruang Kerjanya, mengatakan belum ada anggaran untuk bangun jembatan tersebut, walau demikian dirinya tetap mengagendakan jembatan Wae Kempet menjadi salah satu oaket pekerjaan dinas PUPR Matim.

” untuk sementara belum ada dana ,  namun tetap kami agendakan.” Pungkas  Marto. (Rj/ RN)

Komentar