oleh

Kades Satar Padut Lamba Leda, Sukses Membangun Desa

-Daerah, Matim-100 Dilihat

RADARNTT – Borong, Berbagai prestasi pembangunan yang ditorehkannya, Kades Satar Padut Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur NTT, dinilai sukses membangun Desa bersama warga masyarakat.

Kesuksesan itu dapat dibuktikan dengan fisik pembangunan yang ada di Desa tersebut, dapat terlihat di setiap anak kampung Desa Satar Padut, pembangunan fisik, yang bersumber dari anggaran DD, ADDK dan ADD, sudah merata dirasakan warga.

Fabianus Kabun, selaku Kades Satar Padut Lamba Leda, saat ditemui media ini, dikediamannya, di Nanga Lirang Dusun Watu Guling, belum lama ini, memaparkan secara rinci, pekerjaan fisik, sejak dirinya memimpin Desa Satar Padut.

Dijelaskannya, gebrakan pertama, setelah dirinya menjabat selaku Kades pada tahun 2014, langsung bangun Kantor Desa yang di biayai dana ADDK. “Karena masa jabatan kepala Desa sebelumnya, anggaran ADDK pernah mengendap di kas Daerah selama 4 tahun”, ungkap Kabun.

Namun, terangnya, berkat hasil usulannya, dan bertanggung jawab pemanfaatannya, sesuai persyaratan yang diberikan Pemkab Matim kepada dirinya, sehingga ADDK bisa sekaligus dicairkan.

Lebih lanjut ia merincikan pekerjaan fisik dari anggaran DD tahun 2015, yakni pembukaan dan penggalian ruas jalan baru Sambi Nanga Lirang, dengan panjang 400 meter. Dilanjutkan pembuatan Jembatan Kayu Nanga Pede, Rabat Jalan masuk Puskesmas Dampek menuju lapangan voly serta Rabat jalan masuk Kantor Desa, juga 1 unit gorong-gorong masuk kampung Nanga Lirang.

Anggaran tahun 2016, telford jalan masuk SDI Wae Ciu, telford jalan SMP N 1 Lamba Leda, di Sambi menuju Dampek sepanjang 600 meter, telfor jalan masuk kampung Purang Kamba 300 meter, rabat jalan masuk kampung Sambi dan rabat jalan kampung Damer, ditambah 4 unit deker jalan SMP N 1 Lamba Leda di Sambi. Dan pembangunan WC permanen Kantor Desa Satar Padut, yang dibiayai dana ADD tahun 2016.

Selanjutnya, anggaran tahun 2017, digunakan untuk membangun rumah Posyandu, telford di kampung Dampek, dengan volume 300 meter, telford jalan Nta’ur volume 300 meter, telford jalan menuju pasar Dampek, telford jalan masuk SMK N Dampek, rabat jalan masuk Gereja dan SDK Dampek, serta penggalian pembukaan ruas jalan lintas luar Damer Purang Kamba, ditanbah 4 unit deker dikampung golo Kukung.

Sedangkan dari anggaran ADD tahun 2017, pekerjaan fisiknya, bangun dapur Kantor Desa, tiang tembok penopang fiber air dan bangun tiang gawang lapangan sepak bola Dampek. Ditambah pembangunan 9 unit rumah tidak layak huni untuk warta tidak mampu.

Dana kegiatan fisik DD tahun 2018, pekerjaan lapen lingkungan Golo Kukung, sepanjang 1.200 meter, 3 unit gorong-gorong di kampung Nta’ur, 1 unit gorong-gorong di Wae Rutung, telford jalan kompleks Polsek Lamba Leda, telford jalan Sambi Dampek tambah 1 unit deker, telfor jalan di kampung Nanga Pede, telford jalan masuk kampung Sonot ditambah 16 unit rumah tidak layak huni, serta penyertaan modal BUMDES sebesar Rp.100.000.000.

Sedangkan, rancangan pekerjaan fisik DD tahun 2019, nantinya akan dikerjakan, lapen jalan masuk kampung Purang Kamba, lapen jalan menuju SMK Dampek, lapen jalan menuju SDI Wae Ciu, telford jalan lintas luar Sambi Nanga Lirang, telford jalan masuk kampung Golo Pandang, 1unit gorong-gorong Wae Rutung, serta perluasan jaringan air minum bersih sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Terpisah dari keduaTokoh Masyarakat yakni, Aleksander Daru, Dusun Watu Guling, serta Ambrosius Maga, dari dusun Sambi Onok, mengatakan bahwa apa yang diharapkan masyarakat kepada Kades benar benar terwujud, “kami telah menikmatinya dan merasa puas dengan penbangunan yang ada di Desa kami, sudah merata dirasakan masyarakat.

Kami juga mengharapkan agar pilkades di bulan Oktober 2019 ini, Kades ini bisa terpilih lagi”, harap Daru dan Maga. (Ricky Jones/RN)

Komentar