oleh

Mantan Kepala SMPN 1 Ende Divonis 13 Tahun Penjara

RADARNTT, Ende – Mantan Kepala Sekolah SMPN 1 Ende, Benediktus Seni yang saat ini tersandung kasus pencabulan terhadap tiga siswi di sekolah tersebut pada Maret 2019 lalu, akhirnya divonis 13 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Ende.

Pengadilan Negeri Ende telah memutuskan perkara ini pada 19 September 2019 lalu dengan Nomor 24/Pos.sus/2019/PN Ende.

Kepala Seksi Intel Kejari Ende, Abdon C. Toh kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (27/9/2019), mengatakan bahwa kasus tersebut adalah kasus ancaman kekerasan memaksa anak melakukan perbuatan cabul.

Mantan kepala sekolah atau pelaku dikenakan pasal 82 ayat 2 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

“Perkara ini sudah diputuskan pada 19 September 2019. Pelaku selama ini diamankan di Lapas Ende sejak 22 Maret 2019,” katanya.

Abdon C. Toh juga mengatakan bahwa pihaknya baru menerima petikan putusan dari pengadilan, pelaku divonis 13 tahun penjara dan denda Rp 5 juta. Jika tidak membayar denda Rp 5 juta, katanya, maka akan diganti dengan penambahan kurungan 3 bulan.

Menurut Abdon, setelah menerima petikan putusan ini, jaksa belum menentukan sikap untuk melakukan banding atau tidak karena dalam tuntutan jaksa menuntut 15 tahun penjara.

“Jaksa baru terima putusan dan belum menentukan sikap menerima atau tidak terkait putusan itu. Jaksa diberikan waktu 7 hari untuk menentukan sikap melakukan banding atau tidak,” katanya. (RN/RN)

 

Ket. Foto: Ilustrasi Pencabulan

Komentar