oleh

Mewarisi Tradisi Leluhur, Warga Sarasedu Anyam Bere

RADARNTT, Bajawa – Warga Desa Sarasedu antusias dalam kegiatan anyaman PKK dan hadir dalam sosialisasi tata laksana rumah tangga. Ini yang dilakukan ketua PKK Desa Sarasedu, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada. Jumad, 15/ 03/ 2019.

Untuk mewarisi tradisi yang diwariskan  para leluhur,  ketua PKK Sarasedu kerahkan kegiatan untuk sosialisasi terhadap masyarakat cara untuk anyan bere. Untuk diketahui Bere atau ripe adalah anyaman dari daun lontar untuk di jadikan seperti keranjang.

Theresia Goru Meli ketua PKK  Desa Sarasedu kepada media dalam sambutannya sekarang ini 90 % kaum ibu – ibu sudah tidak tahu atau lupa bagaimana menganyam ripe ataupun bere karena kita dimanjakan dengan zaman yang semakin maju. Apa yang kita butuhkan semua tersedia di pasar sehingga kita dengan muda untuk mendapatkannya.

Sementara itu Ketua Tim PKK Kecamatan Golewa, Maria Agustina Logo Lunung menegaskan bahwa sudah saatnya kaum perempuan harus lebih peran aktif dalam kegiatan pembangunan Desa, teristimewa pembangunan di tingkat keluarga. Tata  laksana rumah tangga  yang baik hendaknya menjadi roh semangat dalam perkembangan ekomoni keluarga.

Kepala Desa Sarasedu  Raynoldus Goru mengatakan bahwa kaum perempuan harus berperan aktif dalam keluarga. Raynoldus menghimbaukan mari kita membangun  Desa Sarasedu mulai dari kekuarga.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, memang sangat penting bagi kaum perempuan untuk mewarikan tradisi leluhur seperti anyaman Bere. Fransiskus/Set/Rn.

Komentar