oleh

Pemuda Muslim Ikut Pembukaan Pra Sidang Raya Pemuda PGI di Waikabubak

RADARNTT, Waikabubak Pemuda Muslim Waikabubak mengikuti pembukaan Pra Sidang Raya Pemuda Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) di Waikabubak Sumba Barat, Sabtu (02/11/2019) sore.

“Berbeda dalam keyakinan tetapi kita satu dalam kemanusiaan”. Inilah ungkapan hati pemuda Muslim Waikabubak, Muh. Akbar Umbu Nay di sela sela acara yang berlamgsung di lapangan Manda Elu Waikabubak.

Ia menyampaikan salam pluralisme. Seiring perkembangan zaman, kata Umbu Nay, arus modernisasi semakin menerjang dan mengikis nilai-nilai dasar yang sangat fundamental dari Pancasila. “Pemikiran radikalisme dan liberalisme sudah banyak merasuki pemikiran masyarakat, tentunya bagi generasi muda dan bahkan anak-anak sekalipun,” ujarnya. Sehingga para generasi yang akan datang tidak lagi mengetahui sejarah dan memahami falsafah kenegaraan.

“Sebagaimana kenyataan yang telah kita lihat di saat ini, nilai-nilai Pancasila dan kebhinekaan tunggal ika sedikit demi sedikit samakin terkikis,” terang Umbu Nay.

Pemuda Muslim Waikabubak, mengucapkan selamat dan sukses Pra Sidang Raya Pemuda PGI ke XVII tanggal 2–5 November 2019, ini bentuk partisipasi sebagai bentuk toleransi ummat beragama dan merupakan amanah bhineka tunggal ika.

“Semoga Pemuda Muslim Waikabubak menjadi contoh bagi seluruh pemuda di Indonesia secara umum, khususnya NTT dan Sumba Barat,” pungkas Umbu Nay. (AG/RN)

Komentar