oleh

Pemuda Nggolonio Buat Festival Daging Domba

RADARNTT, Mbay – Upaya mempromosikan potensi alam dan budaya untuk masa depan (nature, culture, future), bagi penghidupan masyarakat petani dan peternak. Pemuda Peduli Perubahan Desa Nggolonio Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo akan menggelar Festival Daging Domba.

Kegiatan festival dipadukan dengan Pertandingan 101 Pasang Tinju Tradisional itu, akan dilaksanakan pada 8—21 Oktober 2019 di Desa Nggolonio. Desa yang berada di Jalan Trans Utara Flores ini berjumlah penduduk 2000 jiwa lebih, terdapat sekira 50 orang peternak domba dengan populasi ternak kurang lebih 750 ekor. Demikian kata Ketua Panitia Pelaksana Festival, Paulus Miki Budiman Day.

Paulus Day menyampaikan bahwa masyarakat Desa Nggolonio memiliki potensi ternak domba tetapi masih sebatas menjadi alat tukar budaya dan pemenuhan kebutuhan daging bagi masyarakat. Ternak domba belum menjadi potensi ekonomi dan belum diubah menjadi masakan/kuliner yang bernilai ekonomis.

“Ternak domba belum dilihat sebagai potensi ekonomi jika diubah jadi masakan atau kuliner dan dilombakan menjadi atraksi yang menarik bagi wisatawan domenstik maupun mancanegara,” kata Paulus Day, kepada radarntt.co, Kamis (26/9/2019) via seluler.

Desa Nggolonio memiliki keragaman potensi, terang dia, ada potensi wisata alam bukit Wewo Rowet, Tambak Garam, Wisata Budaya (kampung adat dan tinju adat), Wisata Bahari (pantai Gusung dan Ikan Sara). “Tetapi belum dikelola secara profesional mengingat keterbatasan terhadap akses informasi, komunikasi, transportasi dan modal finansial,” tutur Paulus Day.

Menurut dia, kegiatan festival daging domba bertujuan untuk memperkenalkan masakan/kuliner daging domba khas Mbay kepada publik.

“Mempromosikan kuliner, keindahan alam dan membangun pemahaman bersama tentang pentingnya pelestarian makan lokal, keindahan alam dan adat istiadat,” imbuh Paulus Day.

Kegiatan ini, lanjutnya, turut mendorong partisipasi masyarakat dan pemuda khususnya untuk memelihara domba agar meningkatkan populasi ternak domba, menyediakan kuliner khas Mbay, membangun pemahaman masyarakat untuk menjadikan desa Nggolonio sebagai desa wisata.

“Untuk mensukseskan kegiatan festival ini, kita butuh dukungan semua pihak. Bagi pihak yang peduli dan ingin turut berpartisipasi bisa langsung ke sekretariat Panitia yang berada di Jl. Trans Mbay-Riung atau menghubungi kami via seluler di nomor 08237415218,” pungkas Paulus Day.

Anggota DPRD Provinsi NTT asal Nagekeo, John Elpi Parera membenarkan desa Nggolonio memiliki potensi wisata yang unik dan menarik. Ada padang penggembalaan domba dan kambing serta view pantai yang sungguh memanjakan mata setiap pengunjung.

“Kita bisa kelola menjadi destinasi wisata yang menarik, bukit padang penggembalan bisa menjadi tontonan menarik bagi wisatawan sambil menikmati view laut Flores yang indah,” ungkap Mantan Sekda Nagekeo era awal pembentukan daerah itu, (Kamis, 26/9/2019). (TIM/RN)

Komentar