oleh

Polres Ngada Selidiki Peyebab Kebakaran Pasar Loak Bajawa

RADARNTT, Bajawa – Penyidik Polres Ngada sedang lakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran pasar loak Bajawa

Menurut informasi yang diterima media ini dari Humas Polres Ngada kebakaran lapak rombengan, kios, dan rumah warga yang berlokasi di jalan Basuki Ramat Kelurahan Ngedukelu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada tepat Depan Konter Nasareth sekitar pukul 00.30 wita, Minggu (3/11/2019).

Kebakaran berawal dari dalam Lapak Rombengan sehingga mengakibatkan terbakarnya rumah warga, kios dan Lapak Rombengan itu sendiri.

Pada pukul 00.40 wita, 2 unit mobil tangki Pemadam Kebakaran milik PNPB, 1 unit Tangki Air milik Dinas PU, dan 5 unit Tangki Air milik Masyarakat dikerahkan melakuan pemadaman.

Anggota piket Fungsi dan Anggota Polres Ngada sebayak 15 personil dan warga masyarakat ikut membantu memadamkan api serta menyelamatkan barang yang ada di rumah warga dan kios-kios.

Nama-nama korban akibat Kebakaran tersebut adalah :

1. Rumah Bpk. Pit Sena

2. Rumah Ibu Rina Riwu

3. Lapak Jualan pakayan Rombengan :

-Hasudin
-Didan
-Tanto
-Dais
-Kasyono
-Sidik
-Edi
-Heri

4. Kios Bpk Welem Sapu ( jual peralatan listrik,elektronik dan peralatan tukang )

5. Kios Mas Abdul ( jual peralatan listrik,alat rumah tangga dan peralatan tukang )

6. Kios Mas Pur ( jual peralatan rumah tangga )

7. Kios Mas Rosikin ( jual peralatan rumah tangga dan alat Tukang )

8. Kios Mas Arif ( Konter HP )

9. Kios Ajo Jun koto ( jual alat Elektronik )

10. Mas Yoyok ( jual alat listrik dan alat Tukang )

11. Ajo Abu ( jual Sendal sepatu )

12. Ajo Taufik ( jual pakayan )

13. Ajo Masri ( jual pakayan )

Saksi-saksi :

1. Nama : Mas Komari, Laki-Laki, Umur : 32 Thn, Pekerjaan Swasta, Agama Islam, Alamat. Kel.Ngedukelu, Kec. Bajawa, Kab. Ngada.

2. Nama. : Frengki, Laki-Laki, Umur 25 Thn, Agama Katolik, Swasta, Alamat. Kel.Ngedukelu, Kec. Bajawa, Kab. Ngada.

Keterangan para saksi Mas Komari dan Frengki, bahwa pada hari Minggu tanggal 03 November 2019, sekitar pukul 00.30 Wita mendengar suara ledakan di luar rumah, setelah keluar dari rumah, mereka melihat sudah ada kobaran api yang berasal dari Lapak Rombengan.

Pada saat itu juga saudara Komari dan saudara Frengki teriak minta tolong kepada warga kalau telah terjadi kebakaran.

Setelah kurang lebih 10 menit kemudian datanglah beberapa warga serta mobil Damkar milik BNPB Kabuoaten Ngada.

Kebakaran tersebut memgakibatkan semua lapak jualan dan rumah warga terbakar habis, dugaan sementara Kerugian materil yang dialami para korban diperkirakan kurang lebih Rp.1.000.000.000 (satu miliar rupiah).

Dari pihak Kepolisian Resor Ngada melakukan tindakan Kepolisian yaitu
– Menerima Laporan. – Mendatangi TKP.- Mengamankan TKP. – Membatu menyelamatkan barang barang jualan para korban.

“Kami dari Polres Ngada lakukan pendekatan dan penggalangan terhadap korban dan keluarga untuk menyerahkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian apabila ada kejanggalan akibat terjadinya kebakaran,” kata Kabid. Humas, Senin (4/11/2019) pagi.

“Api berhasil dipadamkan pada pukul 03.00 wita, mengenai penyebab kebakaran masih di akukan penyelidikan lebih lanjut, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” tuturnya. (FX/RN)

Komentar