oleh

UNICEF dan YAO Bersama PEMKAB Kupang Kembangkan PAUD Holistik Integratif

RADARNTT, Oelamasi – Yayasan Alfa Omega (YAO) dan UNICEF bersama Pemerintah Kabupaten Kupang melakukan kerjasama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak usia dini (PAUD) melalui pengembangan PAUD Holistik Integratif di wilayah Kabupaten Kupang.

Pengembangan PAUD holistik integratif melalui pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam, meliputi berbagai aspek fisik dan non-fisik, termasuk mental, emosional, dan sosial.

Salah satu orang tua, Dominikus Nitti saat diwawancarai media ini pada (Selasa, 21/05/2019), menuturkan “sudah sejak empat tahun anak saya bersekolah di PAUD Bintang Timur ini. Banyak hal yang anak saya sudah dapatkan disini seperti belajar menulis, menghitung dan menggambar. Perkembangan anak saya sangat berbeda dengan anak lainnya yang tidak dididik di PAUD ini terlihat sekali keaktifan untuk mau belajar, anak disini juga diajarkan soal etika dan budaya sehingga mampu memberikan mereka dampak terhadap perilaku mereka sendiri”, ujarnya.

Albertha Kalesang, pengajar di PAUD Bintang Timur, mengatakan “saya sudah mengajar disini sejak PAUD ini berdiri 2014, banyak hal yang kami para guru ajarkan, bahasa indonesia, seni, sosial emosional untuk anak – anak, moral dan agama. Jumlah anak didik kami berjumlah 34 orang sesuai data Dapodik Kabupaten Kupang. Kedepan juga kami sedang mempersiapkan bahan-bahan agar PAUD HI Bintang Timur ini segera diakreditasi, supaya dapat layak mendapat bantuan BOP dari Pemkab Kupang”, ungkapnya.

Sementara itu, mewakili UNICEF, Yahya Ado, selaku Konsultan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif, mengatakan “program ini dilakukan dengan sistem mentoring. Ada 24 mentor mendampingi masing-masing 1 kecamatan 1 mentor. Ini sangat membantu peningkatan kualitas pembelajaran di PAUD. Ini juga sangat diharapkan pemerintah daerah kabupaten Kupang untuk mereplikasi sistem ini”.

Lebih lanjut, UNICEF dan YAO bersama Assessor dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang melakukan pendampingan untuk proses registrasi dan persiapan akreditasi PAUD. Saat ini, kata Ado, dari 100 PAUD yang didampingi, baru 13 PAUD yang terakreditasi. Untuk itu, pihaknya, dalam tahun ini dan tahun depan, akan fokus untuk memastikan semua PAUD HI terakreditasi.

Saat ditemui di ruang kerjanya Alberthina Riwu-de Queljoe dari Yayasan Alfa Omega mengatakan, progam ini mempunyai exit strategy yang dimana stakeholder yang terkait bisa bersama melanjutkan progam ini. “Alfa Omega sendiri sudah menilai dan memikirkan akan melakukan pelatihan bagi orang tua murid PAUD, pengelola, dan para guru untuk mengembangkan potensi lokal yang ada untuk menjadi suatu usaha di wilayah tersebut”, ungkapnya.  (Yo/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan