oleh

Wagub NTT : Listrik Mati, Pasti Kalian Kena Maki Terus, Begitu Listriknya Nyala, Pasti Kalian Didoakan.

RADARNTT, Bajawa – Listrik Mati hidup masih meresahkan masyarakat Ngada. Pemadaman listrik tidak ada jadwal yang jelas. Wakil Gubernur NTT juga ikut resah terhadap pelayanan PLN Ngada. Kabupaten Ngada. Selasa, 26/ 02/ 2019.

Sambutan kegiatan peluncuran Rastra Yoseph Nae Soi mengatakan wakil Gubernur ini lahir di Bajawa, tetapi setiap kali saya pulang bajawa. Lampu dari pagi hingga pagi mati. Sudah 10 tahun lebih masyarakat hidup seperti ini. Untuk itu, Bulan Maret mesin yang baru akan datang. Saya akan tagih, Namun jika masih mati hidup di Wilayah Ngada nanti berhadapan dengan Yoseph Nae Soi.

Masyarakat disini mau hibur apa, paling nonton bola di Televisi. Begitu lagi serius nonton bola, tiba- tiba “listrik mati” sudah pasti kalimat spontan ” ale me PLN Loe dia”. Pasti kalian kena maki terus, begitu listriknya nyala, pasti kalian didoakan. Pungkas, Yoseph Nae Soi.

Alasannya Mereka (PLN) mengatakan bahwa listrik kita ini sudah tua. Sehingga satu hari itu tidak terus menerus nyala. Jadi dayanya itu disini nyala, disitu mati. Karena daya disini kurang. Bulan maret saya akan cek sudah ada atau belum.

Sementara itu, Modes Penyiar RSPD Ngada dalam jumpa pers kepada Wakil Gubernur NTT mengatakan itu memang harus ada ketegasan bapak, karena kami penyiar RSPD Ngada kami juga membutuhkan listrik bahkan barang- barang di studio itu ada yang jebol.

Menangapi PLTP ( Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Di Desa Ratogesa, Kecamatan Golewa Yosep Nae Soi mengatakan sebenarnya dirinua merasa malu, dulu waktu PLTP jadi, orang dari pusat mengatakan ini beres listrik di Ngada. (Fransiskus/Tim/Rn.)

Komentar