oleh

Warga Kecamatan Ndoso Hidup Dalam Penderitaan Tanpa Batas

RADARNTT, Mabar – Penderitaan yang di alami masyarakat Ndoso kian lama, setiap hari selalu dihadapkan dengan kondisi jalan yang rusak parah, pelayanan kesehatan cukup sulit, krisis air minum bersih menjadi langganan tiap tahun, tak hanya itu setiap malam masyarakat di sana selalu di temani lampu pelita, adapun penerangannya seperti lampu Sehen, Generator hanya di miliki bagi masyarakat yang ekonomi berkecukupan.

Penderitaan itu bahkan melewati dua periode jabatan Gusti Dula memimpin Manggarai Barat, menyisahkan puing puing penderitaan tanpa henti, itulah kondisi terkini yang di alami masyarakat Ndoso, bahwa hari-hari selalu di hadapkan dengan masalah yang begitu kompleks.

Pantauan Radar NTT, Minggu (10/03/2019) kepada sejumlah kondisi ruas jalan di wilayah Ndoso sangat memperihatinkan, salah satunya jalan yang menghubungkan Tentang-Siri Mese merupakan jalur utama menghubungkan wilayah bagian utara Ndoso hancur berantakan, dulunya jalan aspal kini hanya sisa batu dasar bercampur kelikir dan lumpur, jalan dengan banyak jurang dan penuh timbunan longsor membuat pengendara enggan melewati jalan tersebut.

Kepada Radar NTT, Olis salah seorang warga Ndoso mengtakan
Jalan poros Golowelu-Tentang-Siri Mese merupakan jalan utama untuk menghubungkan ibu kota kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat.

“Jalan poros Golowelu-Tentang-Siri Mese sangat penting bagi kami, karna jalan ini merupakan jalan utama untuk menghubungkan ibu kota kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, adapun jalan alternatif jika ke Ruteng lewat Rahong utara dengan cabangnya di Tentang, itupun sebanarnya tidak layak di lalui kendaraan, adapun kata Olis bisa di lewati karna terpaksa, kalau musim hujan kendaraan tidak bisa lewat karna di dekat kampung Tengar terdapat sungai”. Tutur Olis

Olis juga menambahkan, Jalur Tentang-Siri Mese merupakan jalur mobilisasi hasil tani dari masyarakat Ndoso, kalau tidak ada kendaraan terpaksa kami jalan kaki berpuluh kilo meter sambil memikul beban yang akan di jual ke kota. Ungkapnya.

Olis berharap adanya perhatian kusus Pemkab Manggarai Barat terhadap ruas jalan Tentang sampai ke Siri Mese, tak hanya jalan, pelayanan lain seperti fasilitas kesehatan, listrik dan Air juga yang sangat kami butuh untuk di perhatikan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemkab Mabar belum memberi tanggapan atas masalah ini (Adi Jaya/RN)

Komentar