oleh

27 Miliar Untuk Lampu Jalan Kota Kupang

RADARNTT, Kupang – Pemerintah Kota Kupang mengalokasikan anggaran senilai Rp27 miliar untuk pemasangan 1.800 lampu penerangan jalan umum (PJU) pada tahun 2020. Target pemasangan 1.800 lampu selesai di awal November 2020. Lampu-lampu dengan tiang dekoratif ini dipasang khusus untuk jalan-jalan protokol di Kota Kupang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, Benyamin Ndapamerang, menyebutkan pemasangan lampu penerangan jalan adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan masyarakat. Dengan lampu yang berjejer di sepanjang jalan, Kota Kupang menjadi lebih terang di malam hari.

“Saat ini ada dua jenis lampu yang sedang dipasang, yakni lampu dengan tiang tiang 7 meter dan 9 meter. Ada tiang dekoratif 9 meter yang dipasang sepanjang jalan protokol yaitu Jalan Adisucipto, Jalan Piet A. Tallo, Jalan Frans Seda dan Jalan El Tari,” kata Ndapamerang, Rabu (21/10/2020).

Kemudian lampu dengan tiang berukuran 7 meter dipasang di jalan-jalan lingkungan seperti di kelurahan. “Ini kan memang program dari Pak Walikota untuk membuat kota terang, sehingga dari sisi keamanan juga masyarakat yang merasa lebih aman, kemudian kota lebih nampaknya indah, karena bagaimana pun ini ibu kota Provinsi NTT,” jelas Ndapamerang.

Menurutnya, untuk pemasangan lampu baru ini, Pemkot tetap berkoordinasi dengan PLN, sehingga harus dinyalakan, lampu lama yang ada di sepanjang jalan protokol dipindahkan ke jalan lingkungan di kelurahan. “Ini yang diinginkan Pak Walikota, keluar dari masyarakat melintas atau pulang walaupun malam mereka tetap merasa nyaman,” ungkapnya.

Selain 1.800 lampu jalan, Pemerintah Kota juga membangun trotoar di berbagai ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemkot Kupang. Pada tahun 2020 ini, Pemkot Kupang membangun trotoar baru di tiga ruas jalan, yakni Jalan Perintis Kemerdekaan di Kelurahan Kelapa Lima, Jalan Soekarno di Kelurahan Fontein dan Jalan Sam Ratulangi di Kelurahan kelapa Lima. Anggarannya mencapai Rp4,5 miliar.

Menurut Ndapamerang, saat ini penataan trotoar digencarkan untuk mewujudkan wajah kota yang indah dan menawan. Selain itu, membuat nyaman warga ketika berjalan kaki.

Trotoar yang dibangun saat ini sesuai standar nasional yang tidak hanya sebagai akses warga normal namun juga memberikan manfaat bagi kaum difabel hubungan melintas.

“Kita ingin menata kota ini ke arah kota menengah dan kota besar, sehingga standarnya kita memakai standar yang lebih baik dan tinggi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Maxi Dethan menjelaskan dalam pengerjaan trotoar ada 2 jenis kegiatan dalam 1 paket kerja, yakni untuk trotoar di Jalan Sam Ratulangi dan Jalan Soekarno bersifat renovasi atau perbaikan .

Sedangkan di Jalan Perintis Kemerdekaan di Kelurahan Kelapa Lima, merupakan pembangunan trotoar baru. Maksimum menurut pekerjaan ketiga trotoar ini ditargetkan berakhir pada Desember 2020. “Dipastikan selesai bulan Desember, sekitar tanggal 16 atau 17,” jelasnya. (PKP/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan