oleh

96 Napi Lapas Kalabahi Dapat Remisi, Bupati Djobo: Harus Ada Perubahan Perilaku Hidup

-Alor, Daerah-311 views

RADARNTT, Kalabahi – Sebanyak 96 orang Narapidana (Napi) Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi menerima Remisi Umum dari Pemerintah.

Pemberian remisi dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dan untuk Kabupaten Alor dilaksanakan dalam Gedung Gereja Zoar Lapas Kelas IIB Kalabahi, usai Upacara HUT RI ke-75, Senin petang (17/8/2020).

Pemberian Remisi Umum yang ditandai dengan penyerahkan Surat Keputusan Remisi Umum oleh Bupati Alor, Amon Djobo secara simbolis kepada dua perwakilan warga binaan Lapas Kelas IIB Kalabahi dihadiri antara lain, Wakil Bupati Alor, Imran Duru, Ketua DPRD Kabupaten Alor, Enny Anggrek, Forkopimda Kabupaten Alor, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Alor dan OPD Vertikal, Kepala Lapas Effendi Yulianto bersama seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Kalabahi dan warga binaan serta sejumlah undangan lainnya.

Bupati Djobo dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Kepala Lapas Kelas IIB Kalabahi bersama Jajarannya yang telah membantu membimbing dan menuntun para narapidana sehingga tidak saja mendapat remisi setiap tahun. Akan tetapi, mereka (Warga Binaan) juga menerima bimbingan berbagai keterampilan yang dapat mereka kembangkan setelah keluar dari Lapas sehingga mereka mampu hidup mandiri dan produktif bagi dirinya, keluarga dan masyarakat.

“Profisiat, saya sampaikan kepada Kalapas bersama Jajarannya yang telah melakukan gebrakan secara luar biasa, dengan membuka lahan pertanian pada Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Wilayah Bungawaru, Kelurahan Kalabahi Timur sebagai bentuk pembinaan kemandirian kepada para Narapidana. Kegiatan ini secara langsung telah mendukung Program Pemerintah Kabupaten Alor yakni Alor Kenyang,”ungkap Bupati Djobo.

Ditegaskan pula bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi dari Negara terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan. Untuk itu, Ia harapkan warga binaan dapat menunjukan perubahan perilaku hidup serta mampu mengembangkan keterampilan yang diperoleh selama berada dalam Lapas sehingga ke depan warga binaan dapat hidup secara mandiri dan berguna bagi masyarakat, Bangsa dan Negara. (Lia Kandars/Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Alor)

Komentar

Jangan Lewatkan