oleh

Anak Desa Bangka Kempo Tempuh Jalan Kaki 5 Kilometer ke Sekolah

RADARNTT, Borong – Sekitar 30 anak desa Bangka Kempo, kecamatan Rana Mese, Manggarai Timur setiap tahun masuk sekolah dasar di desa tetangga, saban hari anak-anak berjalan kaki menempuh jarak sampai 5 kilometer pergi pulang demi menuntut ilmu.

Desa Bangka Kempo berjumlah penduduk 1486 jiwa, semenjak berdiri pada tahun 2008 silam, pemekaran dari desa Golo Rutuk, belum memiliki sekolah dasar.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Desa Bangka Kempo, Antonius Palon, kepada media ini di kediamannya, Selasa (27/10/2020).

Dikatakannya, desa itu baru memiliki sarana pendidikan anak usia dini (PAUD), yang menyebar di tiga dusun, yakni: PAUD Tagang, PAUD Rating dan PAUD Pinis.

“Setiap tahunnya, anak anak yang tamat dari sekolah PAUD di tiga dusun di desa ini tentu banyak dan memenuhi syarat untuk pemerintah kabupaten bangun sekolah dasar di desa kami,” ujar Kepala Desa.

Hingga saat ini, anak-anak yang belajar di jenjang pendidikan sekolah dasar masih menempuh jarak 4-5 kilometer berjalan kaki untuk menuntut ilmu di desa lain. Seperti desa Wae Nggori dan desa Golo Rutuk.

Dirinya mengaku, tak jarang kerinduannya untuk menghadirkan lembaga pendidikan sekolah dasar ini sering ia sampaikan kepada anggota DPRD kabupaten dan pemerintah kabupaten. Namun, hal itu belum membuahkan hasil.

Terkait kesiapan warga desa untuk menerima kehadiran lembaga pendidikan sekolah dasar, Tetua Adat (tua gendang) Sorong, Markus Mus (62) mengatakan pihak pemangku adat Gendang Sorong bersama warga desa telah menyerahkan tanah seluas kurang lebih 4 hektar.

“Itu gendangnya kami dengan warga sudah menyerahkan lahan yang tidak jauh dari kantor desa, tujuannya untuk pemerintah bisa bangun sekolah dasar di desa Bangka Kempo,” ungkap Markus.

Hingga saat ini, lanjutnya, pemerintah belum pernah menyinggung bantuan berupa pembangunan sekolah dasar.

Dirinya sangat berharap agar pemerintah kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga segera mengakomodir pembangunan sekolah dasar di desa Bangka Kempo.

Terpisah melalui telepon seluler, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga kabupaten Manggarai Timur, Basilius Teto membenarkan hal tersebut.

“Untuk menindak lanjuti itu, nanti kita turun lokasi untuk diselidiki nanti, apakah memenuhi syarat atau tidak,” ungkap Teto.

Pantauan media ini, untuk menuju Sekolah Dasar Inpres (SDI) Rentung Golo Rutuk dan SDI Pinis Golo Rutuk, para siswa siswi asal desa Bangka Kempo berjalan kaki menempuh jarak 4-5 kilometer.

Masyarakat sangat merindukan kehadiran sekolah dasar di desa Bangka Kempo, kepala desa dan masyarakat sangat antusias untuk menerima lembaga pendidikan sekolah dasar demi memanusiakan manusia di desa itu. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan