oleh

Bawaslu Sumba Barat Awasi Simulasi Nasional Pungut Hitung Pilkada 2020

RADARNTT, Waikabubak – Menjelang 18 hari pemungutan dan penghitungan suara tingkat TPS, pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kabupaten Sumba Barat, Bawaslu Sumba Barat mengawasi kegiatan simulasi nasional pungut hitung serta penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) di tingkat TPS, yang digelar oleh KPU Sumba Barat, Sabtu (21/11/2020) yang berlangsung di terminal pasar baru Weekarou.

Kegiatan simulasi nasional pungut hitung serta penggunaan Sirekap ini dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jefrianus Galla.

Acara dihadiri oleh Ketua dan Anggota KPU Sumba Barat, Pjs. Bupati Sumba Barat, Sekda Sumba Barat, Ketua DPRD Sumba Barat, Kapolres Sumba Barat, Dandim 1613/SB, Kepala Kejaksaan Negeri Sumba Barat, Kepala Pengadilan Negeri Sumba Barat, Para Camat, Ketua dan Anggota PPK, PPS yang diawasi oleh Ketua Bawaslu Sumba Barat, Yusti R. Karadji, S.Th bersama Papy B. Njurumana, S.Th.

Ketua Bawaslu Sumba Barat, Yusti R Karadji kepada media ini mengatakan, kegiatan simulasi ini diharapkan agar dapat mempermudah proses pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS dan apa yang sudah diperoleh dari simulasi ini betul-betul dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.

“Simulasi yang sudah dilakukan oleh KPU Sumba Barat dan semua jajaran yang terlibat sudah sangat bagus, semoga teman-teman yang terlibat dapat mentransfer kepada penyelenggara dalam hal ini Anggota KPPS,” ungkap Yusti Karadji.

Kegiatan yang laksanakan dalam simulasi ini, yaitu teknik pemungutan suara, waktu pemungutan dan penghitungan suara di tingkat TPS serta penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19.

Adapun protokol kesehatan yang terapkan pada simulasi ini yang akan diimplementasikan pada 9 Desember 2020 mendatang, yakni pengecekan suhu tubuh pada pemilih, memakai APD minimal masker dan sarung tangan, mencuci tangan sebelum masuk dan setelah keluar TPS, penyemprotan disinfektan di area TPS, menjaga jarak antar pemilih serta membagi waktu kedatangan yang akan diinformasikan melalui surat undangan memilih/surat pemberitahuan memilih (form C-6) untuk menghindari kerumunan, serta menyediakan bilik suara khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan