oleh

Bupati Agas Kunjungi Spot Wisata Golo Depet Usai Launching Desa Wisata

RADARNTT, Borong – Bupati Kabupaten Manggarai Timur, Andreas Agas, launching 5 Desa Wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Ruteng, Rana Mese, Desa Golo Loni, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Rabu, (11/11/2020).

Usai kegiatan launching desa wisata, Bupati Agas bersama rombongan mengunjungi tempat wisata spot foto Golo Depet milik Severinus Deo (23) warga desa Golo Loni yang merupakan ikon wisata desa Golo Loni.

Dalam kunjungan tersebut bupati Agas antusias menyuport para pemuda Golo Loni untuk terus berkreasi dalam menangkap peluang pariwisata.

Dikatakannya, tempat wisata spot foto Golo Depet merupakan tempat yang banyak orang cari di saat ingin melepas penat. Spot Golo depet tempat yang bisa menghadirkan uang dan pekerjaan bagi para pemuda.

“Setiap kali saya lewat saya tertarik ntuk mampir, namun hari ini sangat istimewa bagi saya hadir disini,” ungkap Bupati Agas.

Di hadapan para pengunjung, Bupati Agas sangat mendukung dan mengapresiasi langka orang muda Golo Lini dalam membangun pariwisata. Dukungan tersebut Ia berjanji untuk mengabulkan keinginan Severinus pemilik spot foto Golo Depet untuk bangun tangga jalan masuk menuju tempat foto yang sangat indah itu.

“Saya akan membantu untuk adik bisa bangun itu tangga dan beberapa tempat lain dilokasi yang sama, setelah pulang dari Kupang,” tandasnya.

Selain bantuan secara pribadi, ditempat yang sama, Bupati Agas juga memberi harapan kepada Severinus untuk bisa menyediakan bantuan untuk tempat wisata spot foto golo depet di tahun 2020 nanti.

“Saya akan bantu untuk siapkan anggaran, untuk tahun 2021 ini tentu sudah tidak bisa, karena kita sudah bahas. Itu nanti akan direalisasi tahun 2022,” tandas Bupati Agas.

Severinus Deo (23) pemilik usaha spot foto sangat bahagia atas kunjungan Bupati Agas dan rombongan. Katanya itu berupa kejutan dan hal yang sangat membuatnya termotivasi.

“Terimakasih Bapak Bupati sudah kunjungi tempat kami. Sangat bangga dan termotivasi jadinya”, ungkap Severinus.

Spot Foto Golo Depet dibangunnya sejak tahun 2018 silam atasniat dan kerja keras dan beberapa temannya. Sebagai tempat foto, didukung oleh panorama bentangan pemandangan alam, berupa sawah dan air terjun, spot wisata ini sudah banyak dikunjungi oleh peminatnya.

“Hingga saat ini, sudah banyak pengunjungnya. Dan sebagai usaha yang dibangun oleh modal yang sangat minim, tentu dampaknya perlahan- lahan, tetapi pasti,” ujar Severinus.

Kepada Bupati Agas, Pemuda Severinus meminta bantuan untuk bisa bangun tangga dari jalan Raya menuju tempat wisata kurang lebih 30 meter.

“Bapak Bupati sudah janji kepada saya, karna saya minta bantuan untuk bangun tangga sebesar lima juta rupiah, Bapak Bupati mengabulkannya,” ujar Severinus bahagia.

Terpisah, Yohanes B Okalung, Kepala desa Golo Loni, kepada media mengaku bahwa sangat bangga atas kegiatan yang digelar di desanya. Desa Golo loni sebagai salah satu desa wisata merupakan kebanggaan tersendiri bagi Kades Yohanes.

“Mendorong Pariwisata sebagai sektor unggulan di desa Golo Loni tentu didukung oleh potensi pariwisata alam yang terdapat di desa yang ia pimpin selama 8 bulan itu,” tukas Yohanes.

Selain Rana Mese, hamparan sawah terasering, Batu Kapur dan Air Kramat di golo lini memiliki potensi potensi lain seperti UKM yang selalu didorong melalui badan usaha milik desa Golo loni.

Untuk diketahui kelima desa wisata yang dinobatkan sebagai desa wisata tersebut antara lain, Desa Bamo, Nanga Mbaur, Compang Ndejing, Golo Loni dan Colol.

Hadir pada pada kesempatan tersebut, Kapolres Matim, AKBP Nugroho Arie Siswanto, Ketua PKK, Theresia Wisang Agas. Serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Matim, berapa camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Manggarai Timur.

Sekadar diketahui, biaya kegiatan Launcing Desa Wisata bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) melalui DPPA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Timur tahun anggaran 2020 sebesar Rpp61.200.000. (GN/RN)

Komentar