oleh

Bupati Alor Bentuk Satgas Penanggulangan Virus Corona

-Alor, Daerah-1.673 views

RADARNTT, Kalabahi – Upaya pemecahan masalah Virus Corona atau Covid-19 yang sedang merebak dan antisipasi penyebaran ke masyarakat, pemerintah kabupaten Alor membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Virus Corona.

Tim Satgas dibentuk dalam rapat bersama Para Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) beserta para pemangku kepentingan yang terdiri dari Pihak Pimpinan Agama, OPD terkait, Pihak Bandara-Mali, PT. Pelni, ASDP, di ruang kerja Bupati Alor, Jumat (20/3/2020) pagi.

Rapat dipimpin Bupati Amon Djobo bersama Ketua DPRD Alor, Enny Anggrek, setelah mendengarkan satu per satu pendapat dari para peserta, maka diputuskan beberapa hal, antara lain:

  1. Dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Virus Corona Tingkat Kabupaten Alor Tahun 2020 yang diketuai oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Ferdy I. Lahal, dan Pusat Administrasi Kegiatan berlangsung di Dinas Kesehatan Kabupaten Alor.
  2. Dinas Pendidikan Kabupaten Alor akan mengeluarkan surat kepada sekolah-sekolah untuk siswa-siswi dirumahkan, artinya: diliburkan tapi tetap belajar di rumah dan tidak melakukan aktifitas rekreasi yang melibatkan banyak orang berkumpul.
  3. Pihak Rumah Ibadat dapat mengimbau kepada umat atau jemaat agar mencegah atau menghindari penyebaran virus corona.
  4. Masyarakat juga diminta agar tetap tenang dan jangan terlampau cemas sehingga memunculkan gejala penyakit lain yang mampu mengakibatkan kematian.
  5. Pihak Media Massa diminta agar memberitakan informasi yang akurat sehingga tidak menimbulkan keresahan dan kepanikan di tengah warga (hoax).

Menanggapi kesimpang-siuran berita tentang terindikasi satu hingga dua orang diduga tertular virus mamatikan tersebut, Bupati Djobo mengklarifikasikan, bahwa: Pasien Dalam Pengawasan tersebut memang sedang diisolasi di RSUD Kalabahi, namun belum bisa dipastikan apakah itu gejala corona atau penyakit lain seperti: paru-paru atau maag kambuh.

Satu hal yang pasti adalah pasien seorang perempuan dari salah satu instansi vertikal tersebut baru kembali bertugas dari luar daerah dan sempat dirawat di rumah dan setelah itu baru dirawat di RSUD Kalabahi dan kedatangannya melalui jalur udara atau pesawat terbang Senin (16/3/2020) dan tidak melalui jalur laut KM. Sirimau seperti diwartakan sejumlah media lokal online.

Bupati Djobo juga berterima kasih kepada Pihak Gereja Protestan (PGI) dan Katolik (KWI) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang telah menyuarakan dan mengambil langkah-langkah antisipatif kepada umat.

Juga kepada Pihak Bandara dan Pelabuhan Laut yang telah melakukan tindakan-tindakan nyata di lapangan, seperti: penyemprotan antiseptik di lokasi kerja dan check suhu badan ketika kedatangan atau keberangkatan penumpang.

Pihak Pemerintah Daerah bersama DPRD Alor membuka sekretariat di Dinkes Alor, sekaligus membantu peralatan medis dan juga membuka Dompet Kemanusiaan bagi setiap orang yang ingin menyumbang.

Menanggapi pertanyaan wartawan soal dua orang yang diduga terinfeksi corona di Moru, Kecamatan ABAD, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Maya,-demikian biasa disapa membenarkan hal tersebut, bahwa kedatangan dua orang luar tersebut belum bisa disebut terinfeksi, tapi dalam pengawasan dan seorangnya sudah kembali ke Labuan Bajo, Manggarai Barat dalam keadaan sehat-walaufiat. (Humas Alor/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan