oleh

Bupati Alor Briefing Pimpinan OPD Kerja Atasi Covid-19 dan Hoc Cholera

-Alor, Daerah-1.001 views

RADARNTT, Kalabahi — Situasi pandemik Corona virus disease 2019 (Covid-19) dan wabah Hoc Cholera melanda berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur, termasuk kabupaten Alor yang dalam kewaspaan tinggi, Bupati Alor Amon Djobo mengumpulkan para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan memberikan pengarahan kerja mengatasi kedua masalah itu.

Pada apel, Senin (13/4/2020), sekira pukul 10.00 pagi, yang berlangsung singkat dari biasanya- dengan tetap menjaga jarak satu sama lain, berdiri pada barisan berlabel dengan jarak 1,5 meter dan 3 -4 meter dari pemimpin apel dan menggunakan masker, sebagaimana Pedoman Umum Kesehatan. Bupati Amon Djobo menggelar briefing bagi para Pimpinan OPD bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) guna mendapatkan arahan dan petunjuk kerja selama masa penanganan Covid-19.

Bupati Djobo menandaskan, bahwa pada saat ini daerah dan masyarakat kabupaten Alor sangat membutuhkan sentuhan pelayanan pemerintah dalam menangani masalah yang sedang dihadapai. Untuk itu, para pejabat publik diminta peran dalam menjalankan tugas dan fungsi yang diemban agar bekerja dengan sungguh-sungguh sepanjang hari atau selama 24 jam siap, karena beberapa sektor memang membutuhkan pelayanan demikian.

“Menjadi pejabat publik harus handphone aktif 24 jam,” tegas Mantan Asisten III ini mengingatkan.

Beberapa instansi diperintahkan Bupati Djobo, agar selain pekerjaan administrasi berjalan, pula beberapa prasarana fisik yang menyangkut hajat hidup orang banyak, di antaranya: air, jalan dan listrik serta sarana penunjang lainnya yang mendukung Program Gemma Mandiri berfokus pada Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar agar segera dieksekusi.

Alor Kenyang, misalnya Bupati Dua Periode ini pada awal-awal telah mengatakan, bahwa bencana apa pun yang terjadi masyarakat Alor tidak boleh lapar. Dan, untuk itu, Badan Urusan Logistik (Bulog) Alor telah diperintahkan agar menjaga stock Sembako, termasuk menghadapi hari raya keagamaan.

Di kesempatan lain, Mantan Camat Alor Timur ini juga merasa bersyukur karena penyakit virus corona menyerang, ketika sudah selesai masa panen, sehingga masyarakat desa sudah mempunyai stock bahan makanan.

Dalam kaitan dengan Alor Sehat, Bupati Djobo meminta agar sarana prasarana kesehatan tetap dibangun dan seluruh jajaran Dinkes Alor tetap menjaga penanganan Covid-19 hingga kecamatan dan desa berkoordinasi dengan Posko Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Di Bidang Pendidikan dalam mendukung Alor Pintar, Bupati Djobo meminta aparatur jajaran Tut Wuri Handayani ini tetap mengawal kegiatan para siswa belajar dari rumah, sekaligus pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang pendidikan seperti bangunan dan perpustakaan tetap berjalan.

Bupati Djobo juga memuji beberapa pimpinan OPD, termasuk Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Albert N. Ouwpoly dan Kadis Lingkungan Hidup, Obeth Bolang, yang telah menerjemahkan arahan pimpinan dalam melaksanakan tugas memimpin para staf selama masa libur atau bekerja dari rumah, work from home, sehingga suasana pendidikan tetap berjalan dan kebersihan kota tetap terjaga di tengah-tengah suasana penanganan Covid-19.

Hoc Cholera Serang Ternak Babi Masyarakat

Selain itu, dalam arahan pagi tersebut, Bupati Djobo meminta Dinas Peternakan agar mengatasi wabah Hoc Cholera (Demam Babi) yang sedang menyerang ternak babi milik masyarakat mengakibatkan kematian secara besar-besaran.

Hal tersebut, menurut Bupati Djobo secara langsung mempengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat kecil. Pada hal, dalam keadaan normal produksi daging babi Alor Atingmelang sangat berkualitas untuk perdagangan sehingga menjadi salah satu potensi daerah.

Ora et Labora, Berdoa sambil Bekerja

Dalam mengakhiri arahan (baca: briefing) yang berlangsung sekira 30 menit tersebut, setelah mengarahkan dan memotivasi para bawahannya tersebut, Bupati Djobo yang selalu memberi perhatian kepada lembaga agama maupun kegiatan rohani semua agama tersebut memimpin secara langsung berdoa bagi para pejabat yang hadir sebagai penguatan dalam mengabdi pada daerah Kabupaten Alor dalam suasana penanganan di semua sektor kehidupan, terutama sektor kesehatan, pendidikan dan peternakan yang sedang mengalami musibah.

“Kiranya Tuhan tetap menolong kita semua. Amin,” demikian inti sari permohonan Orang Nomor Satu di Bumi Persaudaraan, Tanah Terjanji dan Surga di Timur Matahari ini menutup doa agar semua dapat bekerja sambil berdoa (Ora et Labora). (Prokomp/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan