oleh

Bupati Dulla: Patung Tuhan Yesus Dibutuhkan di Labuan Bajo

-Daerah, Mabar-268 Dilihat

RADARNTT, Labuan Bajo – Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dulla mendukung Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Nono Sampono yang mengusulkan pemeritah pusat maupun pemerintah daerah untuk menambahkan paket wisata rohani di Labuan Bajo.

“Saya meminta pemerintah daerah melalui Bupati Manggarai Barat untuk membangun patung Tuhan Yesus di Labuan Bajo,” kata Nono Sampono saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Barat, NTT dalam rangka mensosialisasikan RUU daerah kepulauan, Senin, (24/2/2020).

Mantan Kepala Basarnas RI periode 2010– 2011 itu mengatakan Labuan Bajo sebagai wisata premium tentu harus mengakomodir kebutuhan wisatawan, termasuk paket wisata rohani.

Bahkan Nono membandingkan pariwisata Bali yang bercorak Budha, Flores Labuan Bajo pun demikian harus bercorak Kristiani mengingat Labuan Bajo dan Flores secara umum merupakan umat Kristiani.

“Jika Bali itu bercorak Budha, Labuan Bajo yang bermayoritas Kristen harus memiliki ciri khas kristiani. Artinya Labuan Bajo akan menjadi tempat ret–ret bagi para wisatawan, selain Labuan Bajo memiliki wisata yang saat ini ada,” tutur Nono yang juga sebagai mantan Komando Korps Marinir masa pemerintahan SBY.

Menanggapi usulan tersebut, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch. Dulla menyampaikan wisata religi memang sangat dibutuhkan dan penting di wisata super premium Labuan Bajo. Namun demikian pemerintah daerah memiliki kendala anggaran yang masih terbatas.

“Sudah lama itu diharapkan tapi belum juga terlaksana. Pembahasan APBD belum disiapkan untuk rencana itu. Tetapi di Labuan Bajo, wisata Rohani penting dan dibutuhkan,” kata Dulla kepada Radarntt.co, Selasa (25/2/2020).

Dikatakan Dulla, pihaknya telah menawarkan paket wisata rohani di Labuan Bajo dengan memperkenalkan gereja tua Rekas sebagai situs religi pemakaman rangka seorang pastor pertama paroki Rekas.

“Saya telah memperkenalkan Gereja Tua Rekas dan Pemakaman pastor paroki pertama yang memang telah menjadi legendaris. Sehingga nanti akan ada korelasi dengan wisata alam cunca wulang, situs religi dan Nunang,” tuturnya.

Menurut Bupati Dulla, lokasi pembangunan patung Tuhan Yesus tersebut telah direncanakan sejak lama. Namun demikian belum diputuskan karena terkendala dengan anggaran.

Dulla mangatakan pihaknya membuka diri bagi investor yang memiliki niat dan serius. “Saya mengharapkan pemilik modal yang serius. Kami sangat mengharapkan agar patung Tuhan Yesus itu segera dibangun dan saya sudah tunjuk lokasi puncak Pramuka, Golo Koe dekat Gua Maria, dan batu susun,” kata Dulla.

Dulla mengatakan, pihaknya akan melakukan studi banding ke daerah lain untuk mengetahui seperti apa proses pembangunan wisata religi.

“Kami akan studi banding di Manado karena di sana banyak patung yang menjadi wisata religi,” kata Dulla. (TIM/RN)

Komentar