oleh

Bupati Paul SK Limu Pimpin Apel Kesadaran di Lokasi TJPS

RADARNTT, Waibakul – Bupati Sumba Tengah Paulus SK Limu memimpin Apel kesadaran yang diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tenaga kontrak lingkup pemerintah kabupaten Sumba Tengah di lokasi program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Desa Umbu Pabal, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat.

Apel kesadaran yang biasanya dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati, namun suasana berbeda terjadi pada Kamis, 17 September 2020. Apel kesadaran dilaksanakan di lokasi TJPS sebagai langkah awal persiapan penerimaan Kunjungan Kerja Menteri Pertanian.

Selaku Pembina Apel kesadaran, Bupati Sumba Tengah dalam arahannya meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN agar ikut  aktif dalam mensukseskan program TJPS di kabupaten Sumba Tengah.

“Saya minta kepada seluruh ASN dan non ASN agar ikut aktif dalam mensukseskan Gerakan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) pada musim tanam tahap ke-2 yang dipusatkan di Desa Umbu Pabal Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, ini merupakan bentuk ransangan kepada masyarakat Sumba Tengah yang selalu menggantungkan hidupnya pada lahan sawah tadahan,” pinta Paul SK Limu, sapaan Bupati mantan ASN.

Untuk itu, lanjut Bupati, peran kita sebagai Pemerintah perlu melihat hal ini dengan hati dan bekerja dengan hati pula sebagai bentuk apresiasi terhadap perhatian Pemerintah Provinsi dalam hal ini Bapak Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Dimana luas keseluruhan lahan untuk TJPS adalah 10.000 hektar, dan hal yang perlu disyukuri adalah penempatan pabrik produksi pakan ternak  babi akan dipusatkan di kabupaten Sumba Tengah yakni di seputaran lokasi TJPS, mari kita sama-sama berdoa agar seluruh program terkait dapat terlaksana dengan baik,” kata Bupati.

Kabupaten Sumba Tengah, kata Bupati, sebagai salah satu daerah sasaran untuk mensukseskan program Gubernur Nusa Tenggara Timur, yaitu program TJPS.

Paul SK Limu menjelaskan, tujuan program ini sebagai upaya menurunkan angka kemiskinan di Sumba Tengah yang berada di angka 34%. Target TJPS ini adalah 50 Hektar di desa Umbu Pabal, dan 40 hektar di Desa Dasa Elu.

“Pada lokasi TJPS di Desa Umbu Pabal, persiapan lahan telah mencapai 80% atau 40 hektar, yang melalui proses pengolahan lahan tiga tahap yaitu pembajakan, pencincangan tanah, rotari dan pembuatan beden,” jelas Bupati.

Tujuan pengelolaan tanah tiga tahap ini, agar menghasilkan tanah yang berukuran lebih kecil/halus, sehingga tanah lebih gembur dan mudah untuk ditanami benih jagung. Benih jagung disiapkan 25 kilogram untuk setiap hektarnya dengan perkiraan panen pada musim kemarau seperti sekarang ini adalah 4 sampai dengan 5 ton per hektar.

Hingga saat ini luas lahan yang ditanami seluas tujuh hektar pada lahan TJPS di Umbu Pabal sejak diluncurkan oleh Gubernur NTT. Sedangkan lokasi lahan di Desa Dasa Elu, lahan sudah siap tanam seluas 20 hektar dari total target 40 hektar.

Diakhir sambutan Bupati menyampaikan, pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Agrotek bertaraf internasional yang akan dibangun di wilayah selatan Kabupaten Sumba Tengah.  Bupati menghimbau agar mendukung program tersebut baik dari lembaga Pemerintah maupun dari seluruh lapisan masyarakat Sumba Tengah.

Bupati menegaskan, dengan Apel kesadaran ini, bisa memberikan kesadaran kepada seluruh ASN agar dapat melayani masyarakat Sumba Tengah dengan hati dan mengelola berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat secara arif dan bijaksana.

Usai Apel kesadaran, Bupati mengajak seluruh peserta apel untuk berkeliling di lahan TJPS. “Oleh karena itu mari kita sama-sama tingkatkan kinerja dan bekerjalah dengan hati untuk menurunkan angka kemiskinan di kabupaten Sumba Tengah,” tandasnya. (Dan/TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan