oleh

Bupati Sikka Dinilai Tidak Jujur Tentang Bantuan 1 Unit Handtractor di Desa Wairbleler

-Daerah, Sikka-1.706 views

RADARNTT, Maumere – Pada Sabtu lalu (19/12/2020) Bupati Sikka, Robby Idong, menyerahkan bantuan 1 unit handtractor untuk petani Wairbleler di Sekretariat Poktan Daan Dadin, Desa Wairbleler, Kecamatan Waigete. Saat penyerahan, Robby Idong yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sikka menjelaskan, bantuan tersebut merupakan realisasi pokok pikiran anggota DPRD Sikka, Stef Sumandi (Ketua Fraksi PDI Perjuangan).

Benarkah penjelasan ini? Apakah benar handtractor ini realiasasi pokir DPRD 2020? Yang diketahui, pertama, di tahun ini terjadi rasionalisasi APBD yang berkonsekuensi pengurangan bahkan penghapusan banyak item anggaran termasuk pokir DPRD. Jika benar, maka mungkinkah realisasi pokir tahun 2020 ini hanya terhadap satu anggota DPRD.

Kedua, beberapa waktu lalu, Julie Laiskodat (anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem) melalui dana aspirasi telah membantu 19 kelompok tani senilai Rp 1,4 miliar berupa beberapa alat dan mesin pertanian (alsintan), di antaranya 4 unit traktor roda dua (handtractor). Saat itu Romanus Woga sebagai Ketua DPD Partai NasDem kabupaten Sikka mewakili Julie Sutrisno Laiskodat untuk menyerahkan sejumlah bantuan alsintan. Poktan Daan Dadin tercatat sebagai salah satu penerima bantuan traktor roda dua (handtractor).

Jika demikian, benarkah tahun ini Poktan Daan Dadin menerima 2 handtractor? Atau mungkinkah, terhadap fakta tahun ini tanpa realisasi pokir DPRD Sikka, tersimpulkan bahwa handtractor yang diserah-terimakan Sabtu lalu itu berasal dari aspirasinya Julie Laikodat dan bukan pokir DPRD Sikka?

Kepala Desa Wairbleler, Jafar, melalui telepon membenarkan bahwa saat menyerahkan bantuan pada Sabtu, (19/12/2020) Bupati Robby menyebutkan bantuan 1 unit handtractor merupakan realisasi pokir DPRD atas nama Stef Sumandi. Kades Wairbleler juga menjelaskan, hingga saat ini handtractor yang ada cuma satu yang berasal dari pokir DPRD Sikka walaupun dia tahu di bulan November lalu Poktan Daan Dadin telah menerima bantuan yang sama.

“Bantuan di bulan November ada dua, 1 unit handtractor untuk Poktan Daan Dadin dan 1 unit pompa air untuk Poktan Remi Rojong, tapi masih urus administrasinya. Saya juga tidak tahu bantuan itu dari siapa. Untuk handtractor yang ada di sini hanya 1 unit handtractor yang berasal dari pokir DPRD Sikka,” kata Jafar.

Dihubungi terpisah, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD kabupaten Sikka, Alex Agato menepis kemungkinan bantuan tersebut realisasi pokir DPRD di tahun 2020.

Sebagai wakil rakyat, kata Agato, saya tentu mendukung dan mengapresiasi segala bentuk kepedulian seperti ini. Tetapi apakah benar bantuan itu realisasi pokir DPRD Sikka tahun ini? “Saya yakin tidak,” tegasnya.

“Saya sudah mendapat penjelasan dari Dinas Pertanian Sikka bahwa tahun ini tidak ada realisasi pokir DPRD Sikka dalam bentuk handtractor atau alsintan lain. Handtractor dan alsintan lain di tahun ini, yang melalui Dinas Pertanian Sikka, hanya aspirasinya Ibu Julie Laiskodat. Saya akan mendorong Fraksi NasDem Sikka untuk minta penjelasan Bupati soal ini. Ini soal serius, soal kebenaran dan kejujuran informasi,” tegas Agato.

Sementara, Siflan Angi, salah satu pengurus DPD Partai NasDem kabupaten Sikka, juga menyatakan hal yang sama. “Robby wajib menjelaskan hal ini. Dengan jujur, tentu,” tegasnya.

Siflan menegaskan hal ini jangan dibiarkan, agar tidak muncul dugaan adanya konspirasi bertujuan melecehkan Partai NasDem, Ibu Julie Laiskodat, dan Bapak Romanus Woga sebagai Ketua DPD Partai NasDem kabupaten Sikka yang di bulan November itu mewakili Ibu Julie untuk menyerahkan bantuan alsintan.

“Semua tahu, pokir tahun ini tidak ada. Bupati juga tentu tahu itu. Lalu kenapa bilang bantuan ini dari pokir DPRD? Saya juga tahu, bantuan alsintan tahun ini hanya berasal dari aspirasi Ibu Julie Laiskodat. Kalau saya tahu, tentu Robby sebagai Bupati tahu juga itu. Tapi kenapa Robby bilang seperti itu? Karena itu Robby harus jujur terhadap dua hal. Pertama jujur menjelaskan sumber bantuan alsintan, dan kedua menjelaskan alasan dia tidak menyampaikan informasi secara benar dan jujur tentang sesuatu yang harusnya sebagai Bupati Sikka tahu tentang hal itu. Jadi tidak ada alasan kesalahan rilis informasi dari Humas Protokol misalnya. Tidak ada itu. Dalam konteks soal ini, yang patut diduga adalah kesengajaan dengan alasan dan tujuan tertentu. Saya nilai Robby sengaja tidak jujur. Itu saja,” tegas Mantan DPRD Sikka tiga periode. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan