oleh

Desa Lamalota Fokus Pemulihan Ekonomi Masyarakat

RADARNTT, Larantuka – Pemerintah Desa Lamalota, Kecamatan Adonara Timur, kabupaten Flores Timur, fokus agenda pemulihan ekonomi masyarakat, dengan melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), tahun anggaran 2021.

Kegiatan Musdes digelar di Aula Kantor Kepala Desa Lamalota, Selasa (20/10/2020). Musdes juga untuk mengevaluasi semua kegiatan yang telah dilaksanakan maupun belum dilaksanakan. Musdes juga menetapkan prioritas kegiatan desa yang akan dilaksanakan dan dibiayai APBDes.

Musdes RKPDes dihadiri oleh anggota BPD, tokoh masyarakat, Pendamping Desa, Perwakilan Pendidikan dan Perwakilan Kecamatan.

Kepala Desa Lamalota, Nikolaus Raya Tura mengatakan, pelaksanaan Musdes bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan guna bisa mensejahterakan masyarakat khususnya untuk Penanggulangan Bencana Darurat melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Lamalota dan penetapan prioritas penggunaan dana desa tahun anggaran 2021.

“Dengan Musdes diharapkan desa akan terus maju sesuai apa yang dicita-citakan bersama dapat berjalan dengan baik sesuai usulan masyarakat,” kata Niko, sapaan akrab Kepala Desa Lamalota.

Pendamping Desa Lamalota, Sajidin Sengaji menegaskan, prioritas penggunaan dana desa 2021 sesuai Peraturan Menteri (Permen) Desa PDTT Nomor 13 tahun 2020 adalah untuk empat prioritas penggunaan, yaitu: pemulihan ekonomi masyarakat, pencegahan stunting, padat karya tunai desa, dan Adaptasi kebiasaan baru desa aman Covid-19.

“Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau SDGs (Sustainable Development Goals). Adapun perwujudan program SDGs Desa berupa, Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi,” tutur Sengaji.

Menurut Ketua BPD Desa Lamalota, Petrus Lamen, Musdes membuka peluang besar untuk menerima aspirasi dari masyarakat, dengan demikian akan tercapai keterbukaan, transparasi, dan akuntabel pada penyelenggaraan Pemerintah Desa.

“Pesan untuk peserta sidang agar benar benar mencermati Perencanaan Desa tahun 2021,” ucapnya.

Tanggapan dari peserta Musdes terhadap materi yang dipaparkan disampaikan oleh masing masing Ketua Komisi yang terdiri dari: Komisi A Bidang Pemerintahan, Komisi B Bidang Pembangunan, Komisi C Bidang Pembinaan, Pemberdayaan Masyarakat dan Bidang Penanggulangan Bencana Darurat.

Setelah masing-masing komisi berdiskusi, panitia melaksanakan perumusan dan penyampaian hasil Musdes kepada seluruh peserta musyawarah untuk disepakati.

Musdes ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Hasil Musyawarah Desa penetapan RKPDes tahun anggaran 2021. (TIM/RN)

Komentar