oleh

Desa Nayubaya Pertahankan Status Nol Stunting

RADARNTT, Larantuka – Desa Nayubaya Luar biasa. Luar biasanya Desa Nayubaya karena mempertahankan nol persen stunting, demikian disampaikan Bupati Flores Timur, Antonius Gege Hadjon, ketika memberikan sambutan deklarasi desa Nayubaya Kecamatan Wotan Ulumado menjadi desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), bertempat di halaman Kantor Desa Nayubaya, Selasa (17 /11/2020) lalu.

“Kita harus berikan profisiat, karena bapak Kepala Desa punya cara tersendiri supaya stunting itu harus tetap nol,” ajak Bupati Anton Hadjon.

Bupati mengatakan, Kepala Desa bersama BPD Nayubaya menganggarkan sejumlah dana dalam APBDes untuk melaksanakan atau mendukung program Stunting dari anggaran Dana Desa.

“Kita juga patut menyampaikan terima kasih kepada Kader Posyandu, hampir di semua desa di kabupaten Flores Timur peran Kader Posyandu benar-benar menjadi penggerak yang menggerakkan dan membantu Kepala Desa dalam tugas-tugas kemasyarakatan,” ungkap Bupati Anton Hadjon.

Bupati juga mengakui bahwa dirinya merasakan di kabupaten Flores Timur, Ketua TP PKK bergerak luar biasa sehingga banyak juga program Pemerintah bisa berjalan karena ada kaum perempuan, jadi jangan lupa di APBDes itu anggarkan yang baik untuk PKK dan Kader Posyandu, pinta Bupati Anton Hadjon.

Terkait Deklarasi STBM, Bupati Anton Hadjon menyampaikan bahwa dirinya hadir dalam acara deklarasi STBM Nayubaya bahwa ini sangat penting untuk mendukung pola hidup sehat bagi masyarakat.

Program ini, kata Bupati, tidak berjalan pada satu dinas saja, program ini harus dilaksanakan dengan berbagai stakeholder agar bisa diwujudkan secara baik.

Bupati mengatakan, desa Nayubaya hari ini dideklarasikan menjadi desa STBM itu berarti sarana prasarana untuk terlaksananya pilar-pilar sudah disiapkan dengan baik. Dan kalau hari ini desa Nayubaya sebagai desa STBM, itu berarti semua masyarakatnya memiliki komitmen yang sama untuk melaksanakan pilar-pilar STBM secara utuh.

“Kita sudah mendengarkan secara bersama pembacaan Ikrar STBM lima pilar dan dua Plus, lanjut Bupati, itu berarti kita semua menyatakan dengan Iklas untuk melaksanakan pola hidup STBM dalam keseharian kita,” kata Bupati Anton Hadjon.

Untuk itu, Bupati Anton mengingatkan bahwa deklarasi STBM ini bukanlah puncak tetapi hari ini adalah awal dan bukanlah akhir. “Kita mengawali komitmen kita untuk melaksanakan pilar-pilar STBM dalam setiap kehidupan kita,” pinta Bupati Anton.

Komentar

Jangan Lewatkan