oleh

Di “Bukit Peradaban” Wakil Menteri Agama Resmikan MAN 2 Flores Timur

RADARNTT, Larantuka – Wakil Menteri Agama RI, Bapak KH Tauhid Sa’adli, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Flores Timur, meresmikan sarana prasarana pendidikan dan lokakarya keterampilan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Flores Timur di “Bukit Peradaban” Lamakera, kecamatan Solor Timur.

Pembangunan gedung dua lantai itu, menelan anggaran sebesar Rp3,2 miliar yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

Setelah peresmian gedung MAN 2, Wakil Menteri melakukan peletakan batu pertama pembangunan asrama siswa-siswi MAN 2 Flores Timur.

Hadir bersama Wakil Menteri Agama RI pada kesempatan itu, Anggota Komisi VIII DPR RI Bapak KH Dr. Ali Taher Parasong, Anggota Komis XI DPR RI Ahmad Yohan, Anggota DPD RI dapil NTT dr. Asyera Wulandero. Pejabat Kementerian Agama RI yang turut mendampingi adalah Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan serta Ketua Asesmen Kementerian Agama RI.

Di samping itu pula, hadir dalam rombongan kunjungan kerja tersebut antara lain: Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB RI, Rifai, Direktur Pengelola Sumber Daya dan Bantuan Kementerian Sosial RI, Bapak Hotman, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTT, Sarman Marselinus.

Bupati Flores Timur, Antonius H Gege Hadjon, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Ali Taher Parasong dan Ahmad Yohan, atas kepedulian dan perhatiannya dalam membangun Flores Timur.

“Saya tidak menghormati tetapi bangga terhadap Pak Ali Taher dan Pak Ahmad Yohan. Karena apa yang beliau berdua buat tidak hanya untuk Lamakera, tetapi untuk Flores Timur, untuk NTT dan untuk Indonesia. Kehadiran beliau berdua selalu membawa berkah untuk Flores Timur, ”ujarnya. Bupati Anton juga berharap agar “Bukit Peradaban” bisa menjadi model pengembangan MAN lain di Flores Timur.

Dr. Ali Tahir mempunyai cita-cita yang sangat besar untuk membangun “Bukit Peradaban” Lamakera sebagai salah satu pusat ilmu pengetahuan bagi generasi muda.

“Tugas pemimpin adalah menggeser mata masyarakat menjadi air mata kebahagiaan. Saya menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat yang telah mendoakan kami. Semoga dari “Bukit Peradaban” akan lahir peradaban yang lebih mulia untuk Indonesia,” ujar beliau.

Menutup kesempatan bicaranya, Ali Tahir optimis sebelum ajal datang menjemput, seluruh sarana-prasarana pendidikan di kawasan “Bukit Peradaban” telah rampung dikerjakan.

Wakil Menteri Agama RI, KH Tauhid Sa’adli, menekankan tiga hal penting dalam membangun peradaban dan ilmu pengetahuan. Pertama, peningkatan Sumber Daya Manusia demi mewujudkan cita-cita perjuangan proklamasi kemerdekaan, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Peradaban dan ilmu pengetahuan harus sejalan, sehingga melalui peresmian MAN 2 Flores Timur pendidikan akan tetap menjadi perhatian dari Pemerintah Pusat.

Kedua, aspek peningkatan pembangunan infrastruktur, dan aspek yang ketiga adalah pembangunan modal sosial. Masyarakat harus tetap dibina dalam toleransi hidup, nilai-nilai gotong royong, dan etos kerja.

Di samping sarana pendidikan MAN 2 Flores Timur, dalam tahun anggaran 2020 Pemerintah Pusat melalui BNPB telah membangun talud pengaman pantai di Lamakera sepanjang 400 meter dengan total anggaran Rp3,4 miliar.

Rencananya tahun 2021 nanti akan dibangun talud pengaman pantai di Kota Larantuka dengan anggaran mencapai Rp8 miliar dan talud pengaman pantai di desa Muleng-Tanjung Bunga dengan anggaran mencapai Rp2 miliar.

Pada kesempatan itu, masyarakat Lamakera dan sekitarnya mendapat bantuan alat pelindung diri (APD) dari Kementerian Sosial RI berupa 5000 buah masker, 5 buah kaca mata google, 5 penutup sepatu, 5 buah baju hazmat, dan 10 buah pelindung wajah.

Sebelum melakukan kunjungan peresmian MAN 2 Flores Timur di Lamakera tanggal 24 Oktober 2020, Wakil Menteri Agama RI melakukan pertemuan dengan anggota Forum Kordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Flores Timur dan anggota Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Flores Timur di Larantuka tanggal 23 Oktober 2020. (Humas/TIM/RN)

Komentar