oleh

Disparbud Manggarai Timur Monitoring Desa Pariwisata Bamo

RADARNTT, Borong – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) kabupaten Manggrai Timur melakukan monitoring desa wisata di desa Bamo kecamatan Kota Komba, Selasa (29/21/2020).

Kapala Bidang Sumber Daya dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Disparbud Manggarai Timur Rofinus Hibur Hijau, kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan monotoring dimaksudkan untuk meninjau kembali sejauh mana kelompok sadar wisata (Pokdarwis) desa wisata Bamo telah mengimplementasikan pengelolaan destinasi wisata di kawasan wisata pantai Nanga Rawa.

“Salah satu pengelolanya adalah Pokdarwis siwu riwu artinya tempat singgah banyak orang, yang terletak di desa Bamo,” ujar Rofinus.

Lanjut Rofinus mengatakan, hasil pengelolaannya cukup baik. Disparbud Manggarai Timur memberikan apresiasi terhadap pokdarwis desa wisata Bamo atas proses yang sudah mulai menata spot foto di kawasan destinasi wisata desa Bamo.

Hanya saja, menurutnya, ke depannya Disparbud akan terus melakukan pendampingan agar pengelolaannya makin maksimal dan mendatangkan minat kunjungan bagi pelaku wisata lokal maupun domenstik dan manca negara.

Dalam sambutannya saat monitoring siang itu, Rofinus Hibur mengatakan sapta pesona pariwasata mesti benar-benar diterapkan di Desa Bamo. Lebih lanjut ia mengatakan, dalam hal ini prioritas 4A untuk pengembangan destinasi wisata, yaitu: 1) Atraksi, 2) Aksesibilitas, 3) Amenitas, 4) Awareness/kesadaran masyarakat dengan menerapkan sapta pesona pariwisata di kawasan destinasi wisata.

Dari tempat yang sama, Kepala Bidang Kebudayaan Disparbud Manggarai Timur, Frans Bukardi, juga mengimbau agar masyarakat desa Bamo tetap mempertahankan dan menggiatkan budaya lokal.

“Salah satu kebudayaan kita yang paling unik adalah tarian vera dan tradisi kebu. Kebudayaan itu juga mesti terus digelar karena unik dan sangat menarik perhatian wisatawan yang akan mengunjungi,” tutur Frans.

Frans meminta agar segenap tokoh-tokoh adat, para kepala suku, masyarakat, dan anak muda bisa bekerja sama membangun pariwisata di desa Bamo. Menurutnya, dengan kerja sama yang baik dan didukung oleh Pemerintah Daerah Manggarai Timur, pariwisata desa Bamo akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan bagi setiap warga.

Tampak masyarakat Desa Bamo berantusias menyambut dan mengikuti kegiatan serta mematuhi protokol kesehatan degan menggunakan masker. Dalam kegiatan monitoring, pemerintah Desa serta masyarakat Desa Bamo sangat antusias dan proaktif mengikuti kegiatan.

Kepala Desa Bamo, Vinsensius Bela, sangat berterima kasih kepada Bupati Manggarai Timur atas ditetapkannya desa Bamo sebagai salah satu desa wisata.

“Saya sangat berharap dengan ditetapkannya desa Bamo sebagai desa wisata, akan ada geliat ekonomi wisata yang sangat meningkat dan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat turut meningkat,” ungkap Vinsen. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan