oleh

Dugaan Korupsi Dana Desa, Kades Papagarang dilaporkan ke Kejari Manggarai Barat

-Daerah, Mabar-1.125 views

RADARNTT, Labuan Bajo – Bendahara Desa Papagarang, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, melaporkan atasannya sendiri Kepala Desa Papagarang, Basyir ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai Barat atas dugaan korupsi dana desa.

Usai melaporkan kasus itu pada Senin, (20/4/2020), Bendahara Suharto, yang juga merangkap sebagai staf keuangan Desa Papagarang, mengatakan bahwa patut diduga Kades Papagarang, Basyir, melakukan korupsi dana desa dan penyelewengan kewenangan.

“Hari ini (Senin, 20/4/2020, red), saya laporkan kronologis kejadian, kerena diduga korupsi, dan penyalahgunaan wewenang terhadap tata kelola uang negara yang dilakukan oleh Kades Papagarang. Juga beberapa barang bukti kuitansi pengambilan uang dari beberapa staf, yang dilakukan oleh kades kami,” jelas Suharto.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dugaan tindakan korupsi itu semenjak saya diaudit oleh pak Kades, terkait utang yang harus saya bayar sejak tahun 2017 sampai 2018 dengan total Rp 89.970.000. Sementata Suharto baru diangkat sebagai bendahara tahu 2019.

“Yang mengutang saya tidak tau, malah saya dipaksa mengutang lagi untuk menutupi anggaran kegiatan sampai selesai,” tegasnya.

Melalui sambungan telepon, Kades Papagarang, Basyir memaparkan, “Sampai saat ini saya belum mengetahui poin-poin yang dituduhkan dalam laporan si bendahara,” katanya.

Sejuah ini, lanjut Basir, pembangunan fisik sudah selesai, dari tahun 2017 sampai 2019. “Saya sudah dapat laporan terkait utang yang dilaporkan bendahara, saya pun kebingungan karena semua laporan utang itu tanpa sepengetahuan saya,” jelasnya.

Untuk tuduhan pengambilan uang dari bendahara, diakuinya, “ya memang benar, uang itu saya amankan, sampai saya dapat laporan dan klarifikasi uang itu dikemanakan, sesuai versinya pelapor,” tegas Basir.

Ditemui di ruangan kerjanya Kepala Seksi Pidana Kusus (Kasipidsus), Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, Salesius Guntur mengungkapkan, ada laporan Bendahara Desa Papagarang terkait dugaan penyelewengan dana desa. Hanya tidak menjelaskan secara rinci bentuk penyalagunaan anggaran negara tersebut.

“Laporan sudah kami terima, kita akan mempelajari dulu laporannya, tunggu saja,” tegas Guntur.

Dia menambahkan, kasus dugaan korupsi akan diselidik. Tim akan turun ke desa setempat, untuk mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait penyelewengan anggaran dana desa (ADD) yang dilaporkan itu. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan