oleh

GENPI Ajak Milenial Labuan Bajo Promosi Wisata dengan Konten Menarik

RADARNTT, Labuan Bajo – Ketua Generasi Pesona Indonesia (GENPI) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Rudianto Zainudin, mengajak milenial (generasi muda), UMKM, serta pelaku usaha pariwisata agar memproduksi konten kreatif dan positif berupa tulisan, gambar dan video baik secara individu ataupun kelompok untuk meningkatkan promosi potensi pariwisata di Labuan Bajo.

Demikian disampaikan Rudianto dalam pemaparan materinya di Workshop Genposting (Generasi Positive Thinking) pada hari Rabu, 19 Februari 2020, di Kota Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Workshop tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Rudianto menyampaikan Genpi merupakan komunitas yang membantu Pemda mempromosikan potensi pariwisata setempat.

“Genpi aktif di twitter, Facebook, instagram, youtube, serta aktif sebagai blogger/vlogger. Genpi tidak menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan hoax, politik, atau SARA. Secara umum, Genpi melakukan kegiatan secara online dan offline. Secara online Genpi membuat trending topic dan konten viral potensi pariwisata, sedangkan secara offline, Genpi mengadakan berbagai kegiatan dan memiliki calendar of event berkaitan dengan promosi pariwisata Labuan Bajo,” jelas Rudianto.

Disampaikan, promosi pariwisata online yang dilaksanakan oleh Genpi menemui kendala terbatasnya fasilitas umum dan infrastruktur telekomunikasi yang mumpuni, seperti kurangnya fasilitas bebas jaringan wifi dan jaringan telekomunikasi yang putus nyambung.

Kendati demikian, Rudianto yakin bahwa ke depan, kondisi akan lebih baik. Rudianto juga mengajak anak-anak muda Manggarai Barat untuk meramaikan khasanah media sosial dengan konten-konten positif promosi pariwisata Manggarai Barat, sehingga membantu Pemda dalam hal promosi pariwisata setempat.

Kesempatan yang sama Pakar Media Sosial Rulli Nasrullah, mengajak peserta untuk melaporkan konten hoax dan berbau SARA. Dalam workshop ini, Rulli mengajarkan peserta cara membuat konten melalui berbagai aplikasi yang dapat digunakan melalui ponsel. Rulli, yang akrab dipanggil Kang Arul ini, mengajarkan peserta optimalisasi instagram dan aspek pengelolaan instagram.

Menutup acara, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Septriana Tangkary menyampaikan pesan untuk menggunakan ponsel kita untuk kebaikan, bukan untuk menyebarkan hoax atau konten negatif lainnya.

“Dalam hal promosi pariwisata, Direktur IKPM mengajak semua peserta dan masyarakat, jangan hanya Genpi, untuk dapat memanfaatkan media sosialnya untuk mempromosikan destinasi wisata menarik di Manggarai Barat melalui konten-konten menarik”, ujarnya. (TIM/RN)

Komentar