oleh

Hingga Minggu Tengah Malam, Tim Berhasil Evakuasi 4.483 Warga Ile Ape

RADARNTT, Lewoleba – Tim Gabungan TNI, POLRI, Pemda, Tim Forum PRB dan tim lainnya sementara mengevakuasi 4.483 warga dari 21 Desa di dua kecamatan yakni Ile Ape dan Ile Ape Timur. Evakuasi masih berlangsung hingga Minggu, 29 November 2020 tengah malam.

Demikian dikatakan salah satu pegiat forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di Lewoleba, kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Sumber ini menjelaskan bahwa, Tim Gabungan sementara ini berhasil mengevakuasi warga dari 21 desa di dua kecamatan yaitu, kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur sebagai lokasi paling terdampak ancaman erupsi gunung Ile Lewotolok.

“Data sementara sebanyak 4.483 warga sudah dievakuasi dan menempati enam tempat pengungsi yang disediakan pemerintah,” jelasnya melalui pesan whatsapp kepada media ini, Minggu, (29 November 2020) tengah malam.

Ia menyebutkan jumlah warga yang menempati enam titik pengungsian saat ini yaitu, di Kantor Bupati Lama 3.671 orang, Aula Angkara 32 orang, Kelurahan Lewoleba Tengah 140 orang, Desa Tapolangu 287 orang, Desa Baopana 15 orang, dan Kantor BKD 338 orang.

“Saat ini warga tidur di kemp pengungsian, makan minum diurus Pemda Lembata melalui Tagana Kabupaten Lembata, sanitasi disediakan seperti air dan sabun untuk cuci tangan, MCK menggunakan MCK beberapa kantor di sekitar lokasi pengungsian, sementara kebutuhan lain seperi masker, handsanitiser, selimut, tikar dan pangan masih dibutuhkan,” sebutnya.

Dia menambahkan, Tim Gabungan masih melakukan evakuasi warga dari zona bahaya ke tempat pengungsian yang sudah disediakan pemerintah, karena erupsi masih terjadi hingga saat ini. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan