oleh

Kabar Gembira, Pendataan UKM Penerima Bantuan Diperpanjang 

-Daerah, Matim-2.506 views

RADARNTT, Borong – Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah kabupaten Manggarai Timur melalui Sekertaris Dinas Efraim D. Gual, saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (15/10/2020) mengatakan telah menerima surat dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah beberapa hari lalu bahwa ada perpanjangan waktu pendataan penerima bantuan.

Dalam surat Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah nomor: 491/SM/X/2020 tanggal 6 Oktober 2020 perihal perpanjang waktu pendataan penerima bantuan bagi pengusaha mikro (BPUM).

Berdasarkan surat Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM nomor: 367/SM/VIII/2020 tanggal 4 Agustus 2020, perihal pendaftaran program bantuan pelaku usaha mikro (BPUM), disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Program bagi pelaku usaha mikro tahap pertama mendapat alokasi sejumlah 9,1 juta pelaku usaha mikro sesuai dengan DIPA: Nomor SP DIPA-004.01.1401741/2020 tanggal 11 Agustus 2020.
  2. Kementerian Koperasi dan UKM cq. Deputi Bidang Pembiayaan telah mengajukan usulan penambahan anggaran penambahan BPUM yang semula target penerima bantuan 9,1 juta pelaku usaha menjadi 12 juta pelaku usaha mikro dengan total anggaran Rp28.800.000.000.000.
  3. Berkenaan dengan hal tersebut di atas, kami memperpanjang pengumpulan data nama pelaku usaha mikro yang semula berakhir pada Minggu ke-2 bulan September menjadi sampai akhir November 2020.
  4. Kami telah melakukan proses verifikasi usulan data calon penerimah BPUM dari pengusul BPUM dari data tersebut, hasil data calon penerimah yang tidak memenuhi persyaratan akan kami kembalikan ke pengusul BPUM agar memperbaiki/melengkapi data usulan calon penerima. Untuk informasi data calon penerima BPUM yang perlu diperbaiki akan diberitahukan menyusul.
  5. Data usulan calon penerima bantuan program BPUM dapat disampaikan melalui email Kementerian Koperasi dan UKM yaitu: bp2020@kemenkopukm.go.id dan bp2020@depkop.go.id

Efraim D. Gual mengatakan, setelah menerima surat kementerian tersebut, pihaknya langsung menyurati kepala desa dan kelurahan untuk memberitahukan perihal perpanjang waktu pendataan peserta penerima bantuan BPUM.

“Kami telah menyurati semua kepala desa dan lurah untuk segera mendaftar kembali pemilik usaha UKM untuk usulkan bantuan ke kementerian,” ujar Efraim.

Hal yang sama disampaikan Martinus Krau, Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah Dinas Koperasi UKM Manggarai timur mengatakan pada tahap pertama telah diusulkan 4.586 peserta pemilik UKM dan pada tahap pertama ini telah diverifikasi sejumlah 900 peserta.

“Peserta yang ada namanya akan ditelepon oleh pihak bank yang telah bekerja sama. Sehingga penerima bantuan akan berurusan dengan Bank,” ungkap Martin tegas.

Dikatakannya, pada saat ini pihaknya telah membuka kembali jadwal pendaftaran kembali data pemilik UKM sampai tanggal 13 November 2020. Dan mulai tanggal 14 November 2020 akan dikemas dan pengiriman data ke kementerian di pusat hingga akhir November.

“Bagi masyarakat Manggarai timur, diharapkan untuk segera mengirim data UKM dengan persyaratan yang telah ditentukan,” lanjut Martin.

Syarat dan ketentuan adalah lengkapi formulir berisi Nik KTP, Nama lengkap , jenis usaha, alamat tempat usaha, nomor telepon/hp, dan nomor rekening.

Ketentuannya adalah usaha bukan usaha mikro yang dikelola oleh ASN, Anggota TNI, anggota Polri, Pegawai BUMN atau pegawai BUMD,

Memiliki ijin usaha mikro atau surat ijin usaha dari kepala desa atau lurah, pelaku usaha mikro belum terakses kredit perbankan, mempunyai usaha mandiri atau produktif, saldo tabungan calon penerima bantuan maksimal Rp2.000.000, lampirkan foto tempat usaha, lampirkan foto copy KTP, foto copy buku tabungan, dan foto copy saldo tabungan terakhir. (GN/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan