oleh

Kecelakaan Maut Renggut Nyawa Bocah 8 Tahun di Lalukoen Rote Barat Daya

RADARNTT, Ba’a – Kecelakaan maut merenggut nyawa bocah 8 tahun berinisial HE di desa Lalukoen, kecamatan Rote Barat Daya, kabupaten Rote Ndao. Korban ditabrak sebuah dump truk hingga tewas di tempat kejadian perkara (TKP), Minggu (22/11/2020) sekitar pukul 18:00 Wita.

Demikian disampaikan Kasubang Humas Polres Rote Ndao, Iptu Anam Nurcahyo dalam pers rilis.

Anam menjelaskan, peristiwa naas tersebut berawal saat mobil dump truk bernomor polisi DH 1628 CH yang oleh saksi Yakob Sui diparkir di pinggir jalan sebelah kiri di lokasi TKP, yang hendak pergi mengangkut material batu pecah di dekat Danau Tua, di desa itu.

Saat itu, jelas Anam, sebelumnya korban telah dinaikkan ke bagian depan dalam mobil oleh ayah kandungnya Soleman Adu Ello, bersama sopir Yakob Sui dengan tujuan agar korban menunjukkan jalan menuju loķasi tambang batu pecah.

Namun, sebelum berangkat sopir dan korban turun dari mobil untuk mencuci kaki dan tangan di pinggir jalan tempat mobil diparkir.

Saat keduanya sementara mencuci kaki dan tangan, datang tersangka Yesaya Amalo naik ke mobil dan menghidupkan mesin mobil. Dijelaskan Kasubag Humas Polres, saat itu juga, mobil melaju ke depan dan tidak dapat dikendalikan hingga langsung menabrak korban hingga terpental ke pagar dan pohon yang berada di sisi kiri jalan.

“Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di TKP sesaat setelah kejadian,” ungkap Aiptu Anam Nurcahyo dalam rilis tertulis ke media.

Setelah menabrak korban, tersangka pun langsung melarikan diri dari TKP dan menyerahkan diri ke Polsek Rote Barat Daya.

Sementara itu, menurut informasi dari masyarakat setempat, buntut dari peristiwa tersebut keluarga korban dan warga setempat mendatangi kediaman tersangka, namun tersangka tidak berada ditempat sehingga rumah tersangka dirusak warga dan menjadi sasaran empuk pelampiasan emosi warga setempat.

Pantauaan media ini, rumah tersangka saat ini dalam keadaan kosong dan keadaan rusak berat. (TA/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan