oleh

Kemenag NTT Bina Kompetensi Guru dan Pengawas PAK Tingkat Menengah Sedaratan Timor

-Daerah, TTS-696 views

RADARNTT, Soe – Kepala Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Sarman Marselinus membuka kegiatan pembinaan Kompetensi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Katolik (PAK) tingkat menengah sedaratan Timor di Blessing Hotel Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa (25/8/2020).

Dalam arahannya, Sarman Marselinus mengatakan, guru dan pengawas Pendidikan Agama Katolik adalah pendidik dan tenaga kependidikan profesional dalam bidang Agama Katolik. Guru dan pengawas memegang peranan penting dan strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan Agama Katolik di sekolah.

“Dalam mewujudkan perannya guru dan pengawas melaksanakan tugas berpedoman pada peraturan perundangan yang berlaku dan memaknai tugas profetis yaitu melaksanakan tugas sebagai panggilan dari Tuhan sendiri,” kata Sarman Marselinus.

Selain itu ditegaskannya, Guru Pendidikan Agama Katolik adalah pendidik yang profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, memberi teladan, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

“Saya sebagai kepala kantor Kemenag NTT menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada kepala kantor Agama kabupaten TTS dan jajaran bersama tim adat atas sambutan yang luar biasa. Saya juga memaknai ini sebagai doa restu agar dapat melaksanakan kegiatan ini hingga berakhir dengan baik. Saya juga mengharapkan agar kegiatan yang terlaksana ini dapat mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan mencuci tangan secara teratur karena cocid ini belum berkhir,” jelas Sarman Marselinus.

Sementara Kepala Kantor Kemenag TTS, Agus Nggiku dalam sekapur sirihnya menandaskan, kami keluarga besar TTS merasa tersanjung karena TTS menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini, selain itu, di TTS ini ada 32 kecamatan dan baru 10 kecamatan yang saya kunjungi sehingga dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengunjungi semua kecamatan. Jelasnya.

Sedangkan Margareta de Cortona Raki, Sekretaris panitia kegiatan ini saat dikonfirmasi media ini menandaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk:

  1. Meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang kebijakan teknis pembinaan kompetensi guru dan pengawas Pendidikan Agama Katolik pada Kanwil Kemenag Provinsi NTT,
  2. meningkatkan dan memperkuat kompetensi pedagogic guru dan pengawas PAK dalam mengelola pembelajaran pada masa Covid-19,
  3. meningkatkan wawasan dan pemahaman tentang program prioritas Menteri Agama RI pada bidang pendidikan tahun 2020 dan implementasinya pada Kemenag Provinsi NTT

“Selain itu, yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah guru dan pengawas dari kabupaten TTS, TTU, Kupang, Belu dan Malaka berjumlah 45 peserta yakni 28 guru, 10 orang pengawas, 5 orang kasi dan staf bidang pendakat dan 2 orang kasi dan staf Bimas Katolik TTS,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan Margareta, metode yang digunakan, ceramah, tanya jawab/diskusi, kerja kelompok dan kerja sama nara sumber dalam penyusunan RPP.

Secara terpisah Don Ferdinand, Kepala Seksi Bimas Katolik TTS sekaligus moderator kegiatan mengatakan bahwa yang menjadi narasumber kegiatan ini adalah mereka yang berkompeten di bidangnya masing-masing yakni Sarman Marselinus, Lodovikus Lena, Agus Nggiku, Romo Benyamin Seran dan Andreas Bria Nahak.

Sedangkan Yos Rusae salah satu peserta dari TTU mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan tersebut, “Karena dengan kegiatan seperti ini kita dapat mengetahui hal-hal yang belum diketahu,” ungkapnya.

Kegiatan dilaksanakan tiga hari, Selasa -Kamis, 25–27 Agustus 2020 di Blessing Hotel Soe Kabupaten TTS. (AB/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan