oleh

Kepala Bandara Ende Minta Pemerintah Perhatikan Saluran Drainase Menuju Bandara

-Daerah, Ende-1.019 views

RADARNTT, Ende — Hujan deras yang mengguyur kota Ende beberapa hari lalu menyebabkan aktifitas di bandara Haji Hasan Aroboesman terganggu akibat genangan air yang meluap dari drainase.

Hal ini di sampaikan Kepala Bandara Haji Hasan Aroboesman Ende, Muhamad Auriyadin Saleh kepada awak media di ruangan kerjanya Rabu, (12/02/2020) pagi.

Ia mengatakan memang untuk beberapa hari yang lalu di bandara aktifitas sempat tergganggu akibat luapan air dari drainase dan dari luapan badan jalan Eltari yang membuat tempat parkir dan ruang tunggu tergenang air karna air memang cukup deras.

“Coba teman-teman lihat fondasi bangunan sudah setinggi lutut tapi genangan air masih bisa tembus ini akan mengganggu para penumpang yang ingin turun,” ungkapnya.

Muhamad Auriyadin Saleh meminta kepada pemerintah Kabupaten Ende terlebih khusus dinas PU untuk memperhatikan drainase yang arah ke bandara karena banyak sampah yang sepertinya di sengajakan membuang ke got apalagi drainase dari arah pasar senggol.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah terkait keberadaan drainase karena ini adalah aset pemerintah daerah kalau aset bandara yang pastinya kita akan mengurusnya jadi kita kesulitan untuk melakukan pembersihan jangan sampai kita yang disalahkan,” kata Muhamad Auriyadin Saleh.

Dia menambahkan kalau memang pemerintah kesulitan untuk mengurus drainase ke bandara maka berikan kepada pihaknya yang mengurusnya sehingga tidak terkesan saling menunggu.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Kabupaten Ende, Fransiskus Lewang, saat dikonfirmasi media ini via seluler mengatakan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan pihak bandara terkait sampah yang bertumpuk di drainase seputaran bandara akan dibersihkan secepatnya.

“Iya kita akan melakukan pembersihan dan saat ini kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak bandara,” kata Lewang.

Pihaknya juga tidak menginginkan Ende Kota Pancasila menjadi kota sampah dan banjir, “Terkait pembersihan memang saat ini kita kesulitan anggaran karena pembersihan drainase juga butuh biaya tapi untuk tanggap darurat kita akan lakukan,” tegas Lewang. (RN/RN)

Komentar