oleh

Kepala Desa, Lurah Bergerak Perangi DBD dan Stunting

-Alor, Daerah-279 views

RADARNTT, Kalabahi — Bupati Alor Amon Djobo perintahkan camat, kepala desa dan lurah bekerja keras memerangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan mengurangi angka anak gagal tumbuh (stunting) dan Gizi Buruk di daerah itu.

Melalui instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Gema Mandiri dalam mewujudkan Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar. Amon Djobo perintahkan camat, kepala desa dan lurah melakukan pembinaan, pengawasan, pemantauan dan evaluasi terhadap percepatan pencegahan dan penanganan wabah penyakit yang sangat mengancam keselamatan manusia.

Secara khusus Bupati Djobo perintahkan kepala desa dan lurah melakukan intervensi program dan kegiatan setiap tahun dalam rangka percepatan pencegahan dan penanganan wabah penyakit DBD dan mengurangi angka anak gagal tumbuh (stunting) dan Gizi Buruk di wilayah kerja masing-masing.

Kepala desa dan lurah diminta agar memaksimalkan dana desa dan dana kelurahan menuntaskan masalah DBD dan stunting.

Bupati Djobo juga menjanjikan bonus berziarah ke tanah suci Yerusalem dan Mekkah bagi camat, kepala desa, dan lurah yang berhasil mengurangi jenis penyakit tersebut hingga 5 persen.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Amon Djobo, saat rapat bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Alor di Ruang Rapat bersama Sekretaris Daerah, Soni Alelang, Rabu (5/8/2020) siang.

Bupati Djobo juga membeberkan, bahwa urutan stunting di NTT, Kabupaten Alor menempati posisi nomor 8 dari 22 kabupaten/kota dihitung dari bawah atau menduduki posisi 30 persen se-NTT, sehingga target penurunan untuk tahun 2020 dipatok turun 20 persen.

Untuk itu, dirinya berharap agar para pemimpin wilayah seperti camat, lurah dan kepala desa agar melakukan upaya-upaya dengan segala macam daya untuk memerangi penyebab dan mengurangi berbagai dampak penyakit yang mengancam keselamatan dan mengganggu pertumbuhan manusia.

“Bagi camat, lurah dan kepala desa sudah harus berupaya dengan segala daya secara maksimal mengurangi hingga mencapai angka 5 persen, maka saya akan kasih bonus bagi beragama Kristen ke Yerusalem dan Islam ke Mekkah,” tantang Bupati Djobo.

Selain memerangi persoalan kesehatan, Bupati Djobo juga meminta jajaran pendidikan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di mana bagi para siswa yang berprestasi hingga ke tingkat provinsi dan nasional, akan diberikan beasiswa.

Bupati Djobo juga meminta kepala satuan pendidik agar melakukan proses belajar mengajar secara tertib, teratur, bertanggungjawab dan tuntas di satuan pendidikan dasar.

Instruksi Bupati Alor tersebut dikeluarkan dalam rangka mensukseskan Program Gemma Mandiri II, 2019-2024 dalam Trilogi Pembangunan (Alor Kenyang, Alor Sehat dan Alor Pintar). (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan