oleh

Kepala SD Kota Kupang Rayon Maulafa Beri Bantuan Korban Musibah Kebakaran

RADARNTT, Kupang – Kepala Sekolah Dasar Kota Kupang Rayon Maulafa Kota Kupag, NTT mengunjungi korban musibah kebakaran yang menimpa dua guru SD Inpres Naimata yang menempati mes guru yang ludes termakan api pada Senin, 29 Juni 2020 lalu.

Kunjungan tersebut merupakan ungkapan rasa kemanusian serta empati seprofesi. Dan hal ini sudah menjadi tradisi yang dilakukan oleh para kepala sekolah se-kota Kupang.

Ketua Rayon Maulafa Yohanes Zakarias,S.Pd. mengatakan peristiwa atau musibah seperti ini sesuatu yang tidak diprogram atau direncanakan, sehingga kehadiran dirinya bersama seluruh Kepala Sekolah SD Rayon Maulafa, semata mata karena merasa prihatin serta memiliki rasa solidaritas terhadap sesama, sehingga partisipasi dari puluhan sekolah yang tergabung dalam Rayon Maulafa ini menjadi wadah yang mampu meringankan beban penderitaan serta menghibur korban yang mengalami bencana tersebut.

Hal ini disampaikan Zakarias saat pertemuan singkat sebelum menyerahkan bantuan kepada korban melalui Kepala Sekolah di ruang kelas SD Inpres Naimata, Rabu (1/7/2020) pagi.

Selain mengunjungi dan melihat langsung kondisi korban, para Kepala Sekolah juga melakukan doa bersama serta memberikan bantuan berupa sejumlah uang.

Melihat kondisi yang dialami Theodorus Fallo dan Monica Ursula Naraha tersebut, Zakarias menegaskan agar seluruh pihak sekolah terutama Kepala Sekolah serta Ketua Gugus harus peka dan tanggap terhadap peristiwa yang terjadi kapan saja.

“Saya tegaskan agar kebersamaan kita ini jangan kendur dan jangan pandang sebelah mata saja oleh karena itu kedepannya kita harus berperan aktif dan cepat tanggap terhadap peritiwa semacam ini,” tegasnya.

Sementara Kepala Sekolah SD Inpres Naimata Kota Kupang Yovita Lakteu,S.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga terhadap inisiatif serta langkah yang diambil oleh seluruh Kepala Sekolah Rayon Maulafa.

“Bantuan kepada dua rekan guru yang diserahkan melalui kami akan segera diberikan kepada masing-masing selaku korban musibah kebakaran,” kata Lakteu.

Lakteu juga menyampaikan pihaknya tetap membuka ruang bagi siapa saja yang ingin membantu korban. (TIM/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan