oleh

Korupsi Dana Desa, Tiga Oknum Kepala Desa di Sumba Tengah Resmi Ditahan

-Daerah, Matim-4.953 views

RADARNTT, Waikabubak – Tiga oknum kepala desa pelaku korupsi dana desa di kabupaten Sumba Tengah, dinyatakan lengkap berkas perkara oleh Jaksa Penuntut Umum. Karena itu, ketiga tersangka akan menjalani pemeriksaan tahap dua di Kejaksaan Tinggi Tipikor Kupang.

Demikian disampaikan Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto didampingi Kasat Reskrim Nyoman Gede A T Putra bersama Anggota Polres Sumba Barat saat menggelar pers rilis di ruang Lobi Pasola Mapolres Sumba Barat, Selasa, (24/11/2020).

“Saya Kapolres Sumba Barat, seperti yang saya sudah janjikan dua bulan lalu. Hari ini saya melakukan pers rilis terkait tindak pidana korupsi dana desa pada Kabupaten Sumba Tengah Tahun Anggaran 2017. Di mana ketiga berkas perkara sudah dinyatakan lengkap oleh JPU, dan besok kita akan melakukan tahap dua dan kita akan mengirim berkas perkara berupa barang bukti dan ketiga tersangka kepala desa ke kejaksaan tinggi, kita langsung limpahkan ke Tipikor yang ada di Kupang,” kata Kapolres

Ketiga tersangka adalah Kepala Desa Pondok Jhon Bulu dengan kerugian dana desa sebesar Rp175. 609.000, Kepala Desa Umbu Langang Martinus Djawa Arang dengan kerugian dana desa sebesar Rp209.033. 347, dan Plt Kepala Desa Ngadu Olu Frengki Juwu Mudi dengan kerugian dana desa sebesar Rp57.000.000.

Menurut Kapolres Sumba Barat, pihak Kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa dokumen terkait ketiga tersangka. “Barang bukti yang ada, kita telah mengamankan barang bukti yaitu sebanyak 47 lembar dokumen-dokumen terkait dari ketiga tersangka yang kita amankan,” terang Kapolres.

Atas tindakan ketiga tersangka, dikenakan pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak satu miliar rupiah.

Kapolres juga menyampaikan, pihaknya akan segera mengirimkan barang bukti dan berkas perkara serta ketiga tersangka kepala desa ke Pengadilan Tipikor di Kupang.

“Jadi, besok Kasat Reskrim bersama penyidik pembantu akan berangkat ke Kupang akan diserahkan tahap dua berkas ketiga tersangka ini beserta dokumen-dokumen dan juga barang bukti lainnya ke kejaksaan tinggi dan langsung kita limpahkan ke pengadilan Tipikor Kupang. Dari ketiga kepala desa ini, kedua tersangka lain sudah mendahului, yaitu kontraktor (pemborongnya). Sedangkan ketiga kades ini pelaku utama,” tutup Kapolres. (AG/RN)

Komentar

Jangan Lewatkan